Seminar Nasional
Alumni ITB Bangun Sulut Menuju Pintu Gerbang Asia Pasifik
Ratusan anggota Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengikuti seminar nasional
Penulis: Fernando_Lumowa | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Ratusan anggota Ikatan Alumni (IA) Institut Teknologi Bandung (ITB) mengikuti seminar nasional bertema "Peningkatan Peran IA ITB dalam Membangun Sulut sebagai Pintu Gerbang Kawasan Asia Pasifik" di Hotel Novotel Grand Kawanua Convention Center (GKCC) Manado, Kamis (27/10/2011).
Prof Dr Ellen Kumaat MSc DEA, Ketua Pengda IA ITB Sulut mengatakan, seminar ini dirangkaikan dengan Rapat Kordinasi Daerah (Rakorda) Pengda IA ITB Sulut. Sedikitnya, 200 alumnus ITB hadir dalam seminar tersebut.
"Mereka terdiri dari akademisi Unsrat, Unima, Politeknik Manado, dan dari kalangan birokrat seperti Kadis PU Sulut, Ir JE Kenap dan Kepala Disperindag Sulut, Ir Sanny Parengkuan," kata Kumaat yang juga Dekan Fakultas Teknik Unsrat.
Tampil sebagai pembicara dalam seminar Gubernur Sulut, Dr SH Sarundajang, dan Wakil Menteri PU Hermanto Dardak yang diwakili Bambang Guritno. "Kita menghasilkan beberapa rekomendasi dan rumusan, bagaimana peran serta IA ITB dalam mendorong program pemerintah yakni Sulut gerbang Asia Pasifik," kata Kumaat.
Khusus IA ITB Sulut, Kumaat mengatakan, para anggota senantiasa diminta berperan aktiv sesuai profesi keahlian masing-masing. "Diharapkan, memberikan kontribusi pada peningkatan infrastruktur seperti jalan raya, jembatan, pelabuhan yang berdampak pada perekonomian daerah," katanya.
Bentuk kontribusi lain yang bisa diberikan IA ITB yakni dengan mengeluarkan kebijakan dan buah pikiran gagasan yang bisa memajukan Sulut. "Kebetulan banyak alumnus merupakan birokrat dan akademisi," ujarnya. Pada rakorda tersebut juga dibahasa program kerja periode 2011-2015.(*/ndo)