Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Keracunan

Korban Keracunan Gratis Biaya Rumah Sakit

Seluruh korban yang diindikasi keracunan makanan digratiskan dari biaya rumah sakit oleh Bupati Gorontalo, David Bobihoe.

Editor:
zoom-inlihat foto Korban Keracunan Gratis Biaya Rumah Sakit
TRIBUNGORONTALO/SUSANTY OTODU
Banyaknya pasien membuat ruangan penuh, terlihat sanak saudara menjaga para korban yang keracunan
Laporan Wartawan Tribun Gorontalo Susanty Otodu


TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO
- Seluruh korban yang diindikasi keracunan makanan digratiskan dari biaya rumah sakit oleh Bupati Gorontalo, David Bobihoe.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gorontalo, Lilian Rahman saat mengunjungi ratusan guru yang mengalami keracunan di RS Dunda Limboto, Kabupaten Gorontalo.

"Bapak Bupati sudah menginstruksikan bahwa semua korban yang meninggal dan dirawat inap, gratis dari biaya rumah sakit karena mereka semua juga kan ada Askes," ungkapnya, Rabu (26/10/2011).

Lanjut Lilian, sebelumnya ada 1.200 tenaga pengajar sedang mengikuti sosialisasi tentang pendidikan karakter di SMP Negeri 2 Bongomeme, Kabupaten Gorontalo, Minggu (24/10/2011). Para guru kemudian mengkonsumsi nasi kotak yang disediakan oleh panitia penyelenggara yang menyebabkan rasa pusing dan muntah.

Berdasarkan data terakhir dari tim medis Rumah Sakit Dunda Limboto, korban yang mengalami muntah-muntah masal tersebut telah mencapai lebih dari 100 orang. Bahkan kasus ini sudah dalam penanganan pihak Kepolisian Resort Limboto.

Atas kejadian ini, Lilian mengaku proses belajar mengajar di setiap sekolah yang gurunya menjadi korban keracunan tetap berjalan lancar dan tidak mempengaruhi proses belajar mengajar. (nty)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved