Donor Darah
Pengalaman Pertama, Siwi Takut Donor Darah
Siwi mengaku sangat takut untuk melakukan donor darah, sambil diselimuti perasaan was-was ia terpaksa mengutus warganya untuk mendonor
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Aksi donor darah dengan tajuk setetes darah anda sangat berharga wujudkan kepedulian anda pada “Blood For Life”, yang diselanggarakan Aston Manado hotel, Frisian Flag, dan Penin Bank, Selasa (25/10/2011), membuat sejumlah pendonor merasa takut.
Mereka yang merasa takut untuk mendonor sama sekali belum pernah melakukan hal itu. Seperti yang diungkapkan Lurah Pinaesaan Aprine Siwi yang takut melakukan donor dan terpaksa mengurungkan niatnya. "Takut mo mendonor," kata Siwi kepada Tribun Manado di sela-sela pelaksanaan donor darah.
Siwi mengaku sangat takut untuk melakukan donor darah, sambil diselimuti perasaan was-was ia terpaksa mengutus warganya untuk mendonor. "Ini perwakilan saya seorang warga Kelurahan Pinaesaan," katanya sembil tersenyum mengantar seorang ibu keruangan donor. Senada Arfha Kuba Mahasiswa Fisip ini mengaku sempat merasa ketakutan untuk melakukan aksi donor.
"Kita so tako mo ba donor karena ini baru pertama kalinya," kata Arfha. Sementara itu Jimmy karyawan Aston mengaku pelaksanaan donor darah kali ini merupakan kejutan baginya."Ini kejutan karena sudah sekian lama melakukan donor baru sekarang mendapat beras," ujarnya. Sementara itu menurut dr. Sonny Pasuhuk, MKes sebelum melakukan donor darah terhadap calon pendonor harus dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
"Pemeriksaannya rutin, pertama wawancara riwayat kesehatan, tensi nadi (tanda-tanda fital), riwayat penyakit, HB, berat badan, kondisi kesehatan terakhir pasien," tutur Sonny. Menurutnya kalau keadaan pasien memenuhi syarat baru dilakukan pengambilan darah. "Ada juga saat hari H tekanan darahnya tinggi jadi kita pending," tambahnya.
Kondisi tersebut membuat pihak PMI Sulut dalam melakukan aksi donor harus ada seleksai awal. Terpisah GM Aston Manado Hotel Jaka Priatna menuturkan kegiatan ini untuk tahun 2011 sudah yang ketiga kalinya diselenggarakan. "Untuk kali ini pihak Penin Bank menyumbang beras 5 Kg pada setiap pendonor, dan Frisian Flag 200 pack," kata Priatna melalu PR Aston Olive Gaghansa. Usai terkumpul 51 kantong darah dari 51 pendonor tersebut akan diserahkan ke PMI Sulut sebagai batuan untuk kebutuhan stok darah.(crz)