Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Traveling

Tips Memilih Wisata Kuliner di Pinggir Jalan

“Semakin ke pinggir semakin enak,” begitu istilah yang sering terdengar oleh orang-orang saat ingin menikmati kuliner yang nikmat.

Editor:
zoom-inlihat foto Tips Memilih Wisata Kuliner di Pinggir Jalan
KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
Ina menyiapkan hidangan empal gentong di warung makan milik orangtuanya di Jalan Raya Indramayu - Cirebon, Eretan, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Selasa (5/7/2011). Empal gentong adalah kuliner berupa daging sapi dengan kuah yang merupakan makanan khas setempat yang bisa didapat di sepanjang jalur pantai utara dari Indramayu menuju Cirebon.

TRIBUNMANADO.CO.ID -  “Semakin ke pinggir semakin enak,” begitu istilah yang sering terdengar oleh orang-orang saat ingin menikmati kuliner yang nikmat.

Banyak pilihan-pilihan warung pinggir jalan bila Anda berwisata kuliner di berbagai daerah di Indonesia. Sebut saja wisata kuliner di Jakarta, Bogor, Bandung, Denpasar, Makassar, Medan, dan  daerah tujuan wisata kuliner lainnya.

Namun bila ditelisik lebih dalam, terkadang kebersihan rumah makan atau warung pinggir jalan itu tidak terlalu baik. Salah-salah malah dapat menyebabkan sakit perut. Oleh karena itu, simak kiat memilih wisata kuliner di pinggir jalan berikut ini.


Perhatikan kebersihan si tukang masak. Biasanya warung makan yang menjamin kebersihan makanan, walaupun di pinggir jalan, tampak pada tukang masaknya. Apakah ia terlihat bersih? Kemudian lihat tempat ia memasak ataupun caranya memasak.

Misalnya apakah setelah memotong daging ia tak lupa mencuci tangan untuk menyajikan makanan yang siap dihidangkan. Lalu apakah peralatan makan seperti gelas, piring, dan sendok-garpu dicuci dengan benar-benar bersih.


Rekomendasi dari teman, kerabat, ataupun media. Hal ini sangat berkaitan dengan kepuasan yang nantinya Anda dapatkan bila Anda telah mengunjungi kuliner pinggir jalan tersebut.


Tanya orang setempat. Hal paling otentik adalah bertanya pada penduduk setempat. Tanyalah pada tukang ojek atau tukang parkir ataupun orang di hotel tempat Anda menginap, di mana tempat makan yang enak, bersih, serta harga terjangkau.

Jika mereka bingung dalam merekomendasikan rumah makan yang Anda maksud, tanya saja tempat makan favorit mereka saat makan siang. Tanyakan pula tempat makan favorit mereka saat menghabiskan akhir pekan di luar rumah bersama keluarga.


Lihat banyaknya pengunjung. Biasanya, tempat makan yang enak memang tak pernah sepi pengunjung. Namun, hal ini bukan menjadi patokan utama mengenai kebersihan makanan dan penyajiannya. Sebab, sensitifitas perut setiap orang berbeda-beda.


Pastikan harganya. Jika uang Anda pas-pasan, sebelum memesan makanan pastikan Anda menanyakan harganya. Berbeda dengan restoran, warung makan biasanya tak punya menu maupun tak menampilkan daftar harga. Walaupun beberapa rumah makan memasang daftar menu di dinding.


Siapkan uang tunai. Karena hampir pasti rumah makan atau warung pinggir jalan tidak menyediakan pembayaran dengan alat pembayaran kredit atau debit. Sebaiknya siapkankan uang tunai dalam bentuk recehan.

Selain meringankan kerja pengelola warung, hal ini juga menghemat waktu. Tentu Anda tak ingin menunggu lama saat pihak warung terpaksa harus mencari kembalian.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved