Komunitas
Blade Rider Community (BRC)
BRC Sulut yang memiliki tujuan untuk mempererat tali persaudaraan atau brotherhood antar sesama pengemudi motor Honda Blade.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor: Andrew_Pattymahu
Ajarkan Mengemudi Motor yang Baik dan Benar
Keinginan untuk mengumpulkan para penggemar motor jenis Honda Blade merupakan dasar dari dibentuknya Blade rider Community (BRC) Sulut yang memiliki tujuan untuk mempererat tali persaudaraan atau brotherhood antar sesama pengemudi motor Honda Blade.
"Yang lebih umum menjalin itu dengan sesama brotherhood yang ada diseluruh Nusantara," kata Elia Lumintang ketua BRC Sulut kepada tim edisi Minggu Tribun Manado. Blade Rider Community Sulut sendiri berdiri pada tangal 14 Februari 2009.
Selain ingin mempersatukan sesama rider BRC memiliki satu acuan dalam mendirikan BRC Sulut yaitu ingin melakukan kegiatan safety riding kepada seluruh anggota agar bisa berkendara dengan baik dan benar. "Melalui BRC kami diajarkan bagaimana berkendara dangan baik, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengunakan perlatan lengkap pada saat touring," tutur Elia didampingi Erick, Fresilia, dan Alfa yang merupakan pengurus BRC Sulut.
Dalam tubuh BRC semua motor milik anggota harus dilengkapi dengan kaca spion, knalpot standar, ban, lampu utama, dan lampu sein. "Sedangkan untuk pengendaranya harus menggunakan helm standar Nasional Indonesia (SNI), celana panjang, sepatu, jacket, kaos tangan, dan protector pada kaki dan tangan," tuturnya.
Khusus untuk hal yang satu ini menjadi pantangan dan tidak diperkenankan bagi anggota dan pengurus BRC, Miras namanya... sama sekali dilarang keras mengkonsumsinya.
"Di BRC tidak dibenarkan mengkonsumsi miras pada saat berkendara maupun pada saat kumpul. Bila kedapatan ada yang melanggar akan di kenakan sanksi sesuai aturan yang berlaku di komunitas," tegasnya. Kebut-kebutan dijalan pun sangat tidak diperkenankan dalam BRC karena bagi anggota yang masih sering melakukan hal tesebut akan mendapat pendidikan dan arahan tentang tata cara berkendara dengan baik melalui training safety riding. Tahun ke tiga berdirinya BRC sudah banyak melakukan kegiatan-kegiatan positif antar sesama communitas motor dengan melakukan touring, dan nongkrong.
"Biasanya kami sering kumpul-kumpul setiap hari Sabtu di depan ATM BNI Boulevard Manado, dan melaukan touring lintas Sulawesi dan Pulau Jawa," kata Erick Kambey. Saat ini BRC Sulut sudah memiliki banyak cabang yang tersebar diseluruh kabupaten kota se Sulut. "BRC Kotamobagu, BRC Minahasa Utara, BRC Bolmong Timur, BRC Minahasa Tenggara, dan BRC Minahasa Selatan. Dengan jumlah personil se Sulut kurang lebih 100 anggota," tandasnya.(christianwayongkere)