Tawuran
Terlibat Tawuran 10 Siswa Digiring Polisi
Sepuluh pelajar tersebut tidak akan ditahan, namun harus dijemput oleh orang tua mereka.
Penulis: Alpen_Martinus | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Sepuluh siswa harus berurusan dengan kepolisian sektor Sario, setelah tertangkap melakukan aksi tawuran di sekitar Patung Sam Ratulangi Kecamatan Sario, Jumat (7/10/2011).
Tawuran ditengarai merupakan aksi balas dendam antara beberapa siswa SMA Negeri I Manado dan siswa SMK Getsemani.
Kapolsek Sario AKP Apri Wibowo mengatakan, ulah tawuran tersebut awalnya berasal dari satu orang. " Karena sudah merembat ke rekan yang lain maka terjadilah tawuran, ini awalnya dari satu siswa," ujar dia.
Sepuluh pelajar tersebut tidak akan ditahan, namun harus dijemput oleh orang tua mereka. "Permasalahan ini akan diinformasikan ke pihak sekolah agar dilakukan pembinaan," ujarnya.
Karena sudah terjadi beruntun, Polsek Sario akan memanggil pihak sekolah untuk membuat semacam komitmen terkait masalah ini, tujuannya mencegah terjadinya tawuran. Jika tawuran terjadi lagi, Polsek Sario tidak segan untuk memproses sesuai aturan yang berlaku.
Valdo, seorang siswa SMA 1 mengatakan, awalnya tawuran antar siswa karena temannya dipukul oleh siswa SMK Getsemani. " Mereka pukul duluan teman kami saat akan pulang sekolah pada hari Rabu (6/10), kemarin, jadi kami balas pukul teman mereka," tuturnya.
Nampak seorang anak yang sudah dijemput oleh orang tuanya, diperbolehkan pulang, namun sebelumnya disuruh membuat surat pernyataan.
Siswa yang ditangkap berjumlah 10 siswa terdiri dari siswa El Fatah dua orang, SMA I tujuh orang, dan SMA Getsemani 1 orang.(amg)