Ekonomi

Pertumbuhan Ekonomi Sulut Diperkirakan Tumbuh 7,34 Persen

Bank Indonesia (BI) Manado memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan III 2011 akan berada pada kisaran 7,34 - 7,54 persen.

Pertumbuhan Ekonomi Sulut Diperkirakan Tumbuh 7,34 Persen
TRIBUNMANADO/DEFRIATNO NEKE
Pemimpin BI Manado Ramlan Ginting(Kiri) dan Peneliti Ekonomi Madya BI Manado, Eko Siswantoro (kanan) dalam konferensi pers di kantornya Selasa (4/10).

Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO-Bank Indonesia (BI) Manado memperkirakan pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara pada triwulan III 2011 akan berada pada kisaran 7,34 - 7,54 persen. Hal ini dipengaruhi karena beberapa kegiatan event lokal, nasional, dan internasional.

"Kemudian ada pencairan gaji 13 serta faktor musiman perayaan pengucapan syukur dan hari raya Idul fitri yang secara kesuluruhan akan berdampak pada kinerja konsumsi swasta dan sektor PHR," kata Pemimpin BI Manado, Ramlan Ginting, dalam konferensi pers di kantornya, Selasa (4/10).

Sementara itu dari sisi permintaan dalam pertumbuhan triwulan III 2011 disumbang dengan peningkatan aktivitas konsumsi dan membaiknya kinerja investasi. Menurut ramlan, kinerja konsumsi terutama dipengaruhi peningkatan konsumsi rumah tangga seiring membaiknya daya beli masyarakat.

Kemudian kinerja investasi diperkirakan tumbuh lebih positif seiring dengan meningkatnya permintaan yang diimbangi dengan peningkatan kapasitas produksi melalui penambahan investasi. Indikasi peningkatan kinerja investasi seperti penjualan semen di Sulut mengalami kenaikan 106,62 persen seiring dengan realisasi proyek fisik pemerintah maupun swasta.

" Dari sisi penawaran, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III 2011 diperkirakan masih ditopang sektor-sektor dominan, seperti sektor pertanian dan perdagangan, hotel dan restoran," ujarnya.

Namun kinerja sektor pertanian pada triwulan III 2011 diperkirakan akan mengalami perlambatan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Hal ini disebabkan karena keterbatasan mesin pengering pada daerah sentra penghasil padi serta musim kemarau dan angin kencang yang melanda sebagian wilayah sentra pertanian atau perkebunan.

"Ini telah berdampak terhadap kekeringan yang melanda sejumlah sungai di Kabupaten Bolmong sebagai sentra padi dan penurunan penyerapan pupuk bersubsidi," ucap Ramlan.

Editor: Andrew_Pattymahu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved