Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Puting Beliung

Rumah Vicky Lumentut Rusak Diterjang Angin Puting Beliung

Rumah Wali Kota Manado, Vicky Lumentut rusak diterjang angin puting beliung yang terjadi, Kamis (29/9/2011)

Editor:
zoom-inlihat foto Rumah Vicky Lumentut Rusak Diterjang Angin Puting Beliung
TRIBUNMANADO/LUCKY KAWENGIAN
Seorang warga memperhatikan bangunan rumah makan yang atapnya rusak diterjang angin puting beliung.
Laporan Wartawan Tribun Manado Lucky F Kawengian

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Rumah Wali Kota Manado, Vicky Lumentut rusak diterjang angin puting beliung yang terjadi, Kamis (29/9/2011). Rumah yang berada di Kelurahan Tonsaru, Kecamatan Tondano Selatan mengalami kerusakan pada seng bagian belakang rumah.

Mike Sumampow Tuju (63), warga Desa Amongena, Kecamatan Langowan Utara mengatakan, angin puting beliung itu terjadi sekitar pukul 15.45 Wita. Menurutnya, sebelum angin puting beliung muncul, daerah tersebut baru selesai diguyur hujan lebat selama sekitar dua jam.

Wanita yang bekerja sebagai peternak bebek ini menceritakan, angin puting beliung muncul dari arah pusat kota Tondano dan bergerak kearah selatan. Lokasi munculnya angin puting beliung ini tepat ditengah kawasan persawahan. Angin itu pertama merusak sebuah rumah makan yang berada diantara simpang empat menuju Unima menuju ke simpang empat boulevard.

"Angin itu tiba-tiba muncul ditengah persawahan. Saat angin puting beliung ini muncul, saya bersama suami dan anak saya sedang berada dalam gubuk tempat menjaga bebek. Kami bertiga langsung berpelukan, karena angin itu sangat dekat dengan kami," ujarnya.

Mike cukup beruntung karena angin puting beliung itu tidak bergerak tepat kearah gubuk yang hanya ditutupi terpal tempat mereka berlindung. Angin itu hanya menghancurkan rumah makan yang berjarak sekitar 10 meter dari gubuk mereka.

"Kami sangat ketakutan, karena angin itu sangat dekat dengan kami. Angin yang berputas cepat itu hanya melewati belakang gubuk kami dan bergerak kearah Unima. Namun angin itu sempat menghempaskan sepeda motor anak saya yang terparkir di jalan. Sepeda motor itu terlempar sekitar tiga meter dari posisi semula," ujarnya.

Dirinya mengatakan, angin puting beliung ini selanjutnya bergerak kearah perumahan dan merusak beberapa rumah.

Ronny Rumengan (36), warga Kakas mengatakan, dirinya juga hampir menjadi korban angin puting beliung tersebut. Menurutnya, saat itu dirinya hendak pulang setelah bekerja. Saat melintas di jalan tersebut, tiba-tiba pusaran angin yang besar dan tinggi sekitar 20 meter muncul dekat jalan raya.

"Saya hampir tersapu angin, karena jarak angin dengan saya hanya sekitar 10 meter. Saya langsung menghentikan sepeda motor saya dan langsung berbalik arah. Sepeda motor saya sempat berguncang karena tiupan angin sangat kencang," ujarnya.

Angin puting beliung ini merusak sekitar 10 rumah dan tiga rumah makan di daerah tersebut. Semua bangunan mengalami kerusakan pada bagian atap. Dua bangunan rumah makan terlihat rusak parah, karena hampir semua atapnya terbang tertiup angin.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved