UMKM
Kertina's Home Industri Angkat Produksi Minuman dari Cap Tikus
Minuman cap tikus biasa diproduksi sebagai minuman yang memabukan dan bisa menimbulkan keresahan dalam masyarakat.
Minuman cap tikus biasa diproduksi sebagai minuman yang memabukan dan bisa menimbulkan keresahan dalam masyarakat. Namun bagaimana bila minuman dari cap tikus tersebut di produksi dan hasilnya menjadi barang industri, tentunya cap tikus akan menjadi barang industri yang bermanfaat.
Hal ini seperti yang dilakukan usaha Kertina's Home Industri yang berhasil memproduksi minuman anggur dengan kadar alkohol yang rendah yakni, 7 persen. Minuman anggur baik digunakan dalam suatu perjamuan.
"Usaha ini dari ayah saya di tahun 1998, setelah beliau wafat, tak ada yang meneruskannya, jadi saya yang meneruskan kembali," kata Pemilik Usaha Kertina's Home Industri, Kertina Poondaag saat ditemui dalam Pameran Bazar Intermediasi Perbankan dan UMKM di Manado Town Square, Selasa (27/9).
Wanita separo baya ini menuturkan, bahan yang digunakan dalam hasil produksinya diperoleh dari cap tikus di petani. Alkohol yang dalam minuman tersebut diturunkan menjadi 7 persen. Sehingga bisa meminimalisir produksi cap tikus yang digunakan hanya untuk memabukan.
"Saya mau angkat minuman dari cap tikus agar bisa diproduksi. Sehingga bisa menjadi komoditi minuman andalan khas Sulawesi Utara. Apalagi harganya hanya Rp 25 ribu saja," ujarnya.
Minuman untuk perjamuan dalam keluarga tersebut di produksi setahun sebanyak empat kali. Namun produksi dapat dilakukan bila telah ada pesanan terlebih dahulu. Kertina tak bisa memproduksi banyak karena masih terkendala surat izin dagang.
"Saya masih terkendala dengan izin. Saya dapat informasi katanya harus ada izin dari Kementrian Perdagangan. Pasti biayanya sangat besar," ucap Kertina.
Ia mengharapkan dari bantuan pemerintah daerah Sulawesi Utara untuk dapat membantunya dapat memperoleh izin. Sehingga ia dapat memproduksi minuman perjamuan keluarga dengan kadar alkohol yang sangat rendah.
"Mudah-mudahan usaha ini dapat memotivasi orang untuk melakukan hal yang sama. Sehingga ini dapat mengolah cap tikus menjadi minuman keluarga disaat tertentu," sebutnya.