Komunitas
Suami Makin Cinta
BERKUMPUL bersama, belajar memasak dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari tahu menjadi mahir. Bukan hanya
BERKUMPUL bersama, belajar memasak dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari tahu menjadi mahir. Bukan hanya slogan tetapi hal ini sudah terbukti dirasakan sejumlah anggota komunitas Happy Cooking Aryaduta.
Marlina Van Passchen-Rumansi seorang peserta
mengaku
tertarik ikut komunitas ini karena ingin menambah pengetahuan tentang
menu dan cara memasak yang baik. Wanita beralamat Kota Tomohon ini
Mengaku
mendapat banyak manfaat saat ikut komunitas ini. "Manfaat yang di dapat
diantaranya bisa belajar menu-menu baru ataupun menu tradisional yang
sebelumnya tidak tahu. Biasanya saya hanya beli masakan yang sudah jadi,
sekarang sudah bisa buat sendiri," ungkap anggota UNICEF ini.
"Saya senang bisa tahu
teknik
merias cake atau kue. Yang sangat penting dari komunitas ini saya bisa
menambah teman, tertawa riang bersama mengisi akhir pekan sambil
belajar masak. Ceria deh!," ujar wanita lulusan sebuah perguruan tinggi
dari Prancis ini.
Marlina yang kini dipercayakan sebagai koordinator Komunitas Happy Cooking Aryaduta punya pengalaman seru tentang masakannya. Ia beberapa kali langsung mempraktekan menu-menu yang dipelajari di Happy Cooking dan al hasil? Mendapat pujian suami. "Suami jadi lebih suka makan di rumah dan ketagihan makan masakan buatanku. Tambah dimanjain deh dan sering dapat kadow walaupun ndak (tidak) sedang Ultah," ceritanya.
Senada diutarakan anggota lainnya Ibu
Wanty
dari Perum Wale Paniki, Kota Manado. "Anak semakin suka, karena masakan
saya makin banyak variasi. "Suami tiada hari tanpa sayang, dan
sekarang luebih sayang lagi," ucapnya lalu tersenyum.
Cerita seru lainnya dari dr Ellen dan Ibu Clartje Kalengkongan-Pua. Ikut kursus ini dari yang benar-benar tidak tahu menjadi tahu. "Wahhhhhh seruuuuu happy cooking..Saya sampe bisa bikin peganan buat anak-anak. Bangga waktu anak-anak tanya "mama nti masakin kue apa?" kata dokter umum di RS Prof Kandou Malalayang Manado ini. (yudith rondonuwu)
---kata mereka---
dr Maria (General Manager House of Dura Beauty Clinic)
"Setelah
ikut happy cooking, beberapa resep yang diajarkan saya adopsi untuk
menu di kopi house saya D'Robusta (Tikala) sangat bermanfaat dan terima
kasih sukses Happy Cooking."
Ibu Clartje Kalengkongan-Pua
Di
HC bisa menambah keterampilan dan tambah teman-teman. Manfaat banyak
bisa praktekkan baik dalam keluarga ataupun untuk kepentingan bisnis
catering."
Ibu Nelma, IRT Maumbi
"Ikut komunitas ini bisa
ngasah
ilmu masaknya biar lebih mahir, berkualitas dan yahud. Siapa tahu
besok-besok bisa punya resto sendiri. Selain itu senang bisa dapat
teman yang seru-seruan dalam hal positif tentunya. Bisa masuk koran
setiap minggu."
Ibu Wanty IRT Perum Wale Paniki
"Suami tiada
hari tanpa sayang, dan sekarang luebih sayang lagi , setiap Jumat sore
atau Sabtu pagi aku sudah ditanya suami , besok Menu Happy Cooking apa?
Entah menu masakan atau menu kue suami dan anak2 slalu antusias
mendukung."
dr Yati, (Dokter Aestetika/Owner Restoran Nyiur Boulevard)
"Suami
hobby makan dan sejak menikah saya jadi hobby masak. Ikut HC ingin
mendapatkan resep2 baru apalagi resep internasional dari Chef-chef
berpengalaman. Dapat teman baru dan disini bisa untuk sher tentang
masakan juga."
Enny Razak, IRT Kelurahan Paniki
"Di HC bisa
dapat banyak teman yang gak noco-neco, tambah pengalaman dan dapat ilmu
memasak yang sempurna. Suami dan anak saya doyan makan dan cemilan,
pastinya mereka bilang makin ok, gitu loh.."