Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Komunitas

Suami Makin Cinta

BERKUMPUL bersama, belajar memasak dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari tahu menjadi mahir. Bukan hanya

Editor: Andrew_Pattymahu

BERKUMPUL bersama, belajar memasak dari yang tidak tahu menjadi tahu dan dari tahu menjadi mahir. Bukan hanya slogan tetapi hal ini sudah terbukti dirasakan sejumlah anggota komunitas Happy Cooking Aryaduta.

Marlina Van Passchen-Rumansi seorang peserta
mengaku tertarik ikut komunitas ini karena ingin menambah pengetahuan tentang menu dan cara memasak yang baik. Wanita beralamat Kota Tomohon ini
Mengaku mendapat banyak manfaat saat ikut komunitas ini. "Manfaat yang di dapat diantaranya bisa belajar menu-menu baru ataupun menu tradisional yang sebelumnya tidak tahu. Biasanya saya hanya beli masakan yang sudah jadi, sekarang sudah bisa buat sendiri," ungkap anggota UNICEF ini.

"Saya senang bisa tahu
teknik merias cake atau kue.  Yang sangat penting dari komunitas ini saya bisa menambah teman, tertawa riang bersama mengisi akhir pekan sambil belajar masak. Ceria deh!," ujar wanita lulusan sebuah perguruan tinggi dari Prancis ini.

Marlina yang kini dipercayakan sebagai koordinator Komunitas Happy Cooking Aryaduta punya pengalaman seru tentang masakannya. Ia beberapa kali langsung mempraktekan menu-menu yang dipelajari di Happy Cooking dan al hasil? Mendapat pujian suami. "Suami jadi lebih suka makan di rumah dan ketagihan makan masakan buatanku. Tambah dimanjain deh dan  sering dapat kadow walaupun ndak (tidak) sedang Ultah," ceritanya.

Senada diutarakan anggota lainnya Ibu
Wanty dari Perum Wale Paniki, Kota Manado. "Anak semakin suka, karena masakan saya  makin banyak variasi. "Suami tiada hari tanpa sayang, dan sekarang luebih sayang lagi," ucapnya lalu tersenyum.

Cerita seru lainnya dari dr Ellen dan Ibu Clartje Kalengkongan-Pua. Ikut kursus ini dari yang benar-benar tidak tahu menjadi tahu. "Wahhhhhh seruuuuu happy cooking..Saya sampe bisa bikin peganan buat anak-anak. Bangga waktu anak-anak tanya "mama nti masakin kue apa?" kata dokter umum di RS Prof Kandou Malalayang Manado ini. (yudith rondonuwu)

---kata mereka---

dr Maria (General Manager House of Dura Beauty Clinic)
"Setelah ikut happy cooking, beberapa resep yang diajarkan saya adopsi untuk menu di kopi house saya D'Robusta (Tikala) sangat bermanfaat dan terima kasih sukses Happy Cooking."

Ibu Clartje Kalengkongan-Pua
Di HC bisa menambah keterampilan dan tambah teman-teman. Manfaat banyak bisa praktekkan baik dalam keluarga ataupun untuk kepentingan bisnis catering."

Ibu Nelma, IRT Maumbi
"Ikut komunitas ini bisa
ngasah  ilmu masaknya biar lebih mahir, berkualitas  dan yahud. Siapa tahu besok-besok  bisa punya resto sendiri. Selain itu senang bisa dapat teman yang seru-seruan dalam hal positif tentunya. Bisa masuk koran setiap minggu."

Ibu Wanty IRT Perum Wale Paniki
"Suami tiada hari tanpa sayang, dan sekarang luebih sayang lagi , setiap Jumat sore atau Sabtu pagi aku sudah ditanya suami , besok Menu Happy Cooking apa? Entah menu masakan atau menu kue suami dan anak2 slalu antusias mendukung."

dr Yati, (Dokter Aestetika/Owner Restoran Nyiur Boulevard)
"Suami hobby makan dan sejak menikah saya jadi hobby masak. Ikut HC ingin mendapatkan resep2 baru apalagi resep internasional dari Chef-chef berpengalaman. Dapat teman baru dan disini bisa untuk sher tentang masakan juga."

Enny Razak, IRT Kelurahan Paniki
"Di HC bisa dapat banyak teman yang gak noco-neco, tambah pengalaman dan dapat ilmu memasak yang sempurna. Suami dan anak saya doyan makan dan cemilan, pastinya mereka bilang makin ok, gitu loh.."

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved