Ekbis
Indeks Kembali ke Jalur Hijau
Setelah mengalami penurunan terbanyak, pergerakan Indeks Saham Harga Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir minggu ini berhasil ditutup jalur hijau.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah mengalami penurunan terbanyak, pergerakan Indeks Saham Harga Gabungan (IHSG) pada penutupan akhir minggu ini berhasil ditutup jalur hijau. Indeks ditutup naik sebesar 1,69 persen atau 57.20 poin di posisi 3.426,35
"Kenaikan indeks disebabkan negara-negara ekonomi maju diseluruh dunia menyepakati bergotong royong untuk menanggulangi krisis ekonomi yang sedang terjadi di eropa," kata Equity Investment Advisor PT Mega Capital Indonesia cabang Manado, Katherine Lauw pada Tribun Manado, Jumat (23/9).
Selain itu, Kath menambahkan para investor sudah mulai beraveranging down, dengan membeli kembali saham-saham yang sudah αϑα posisi, untuk mendapatkan harga rata-rata dibawah. Kenaikan indeks juga terjadi karena dibantu oleh saham bluechips ASII dan perbankan: Bank Mandiri, Bank BCA, dan Bank BBRI.
"Sektor yang naik di sektor keuangan naik 3.93 persen yang dipimpin oleh BMRI dan BBRI. Sektor yang turun pertambangan," ujarnya.
Sektor pertambangan turun karena trend Dollar jangka menengah masih menguat. Menguatnya Dollar menyebabkan harga komoditi tertekan.
Di prediksi pergerakan IHSG pada awal minggu depan, akan bergerak dengan level support di 3.367, 33 dan level resistance di 3.475, 35.
"Saran buat investor lakukan buy on weakness. Beli pada saat harga terendah. Dan short trading," ucap Kath.
Saham-saham yang naik yaitu ASII naik 850 di Rp 58.550, BMRI naik 300 di Rp 5.600, BBCA naik 400 di Rp 7.500 dan BBRI naik 300 di Rp 5.600. Sedangkan saham top loser yaitu GGRM turun 300 di Rp 50.000, HEXA turun 300 di Rp 7.200, ICBP turun 300 di Rp 4.650 dan AALI turun 200 di Rp 20.750
Sementara itu terdapat nilai transaksi sebesar Rp 5,3 triliun dengan volume perdagangan sebesar 4,188 miliar lembar saham. Saham yang naik terdapat 147saham, 110 saham yang turun dan 62 saham yang stagnan.