Bencana

Hujan Deras di Bonbol Tewaskan Dua Orang

Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bone Bolango, Selasa (13/9/2011) malam menelan dua korban jiwa.

Laporan Wartawan Tribun Manado Susanty Otodu


TRIBUNMANADO.CO.ID, GORONTALO
- Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Bone Bolango, Selasa (13/9/2011) malam menelan dua korban jiwa.

Identitas kedua korban berjenis kelamin laki-laki. Satu orang meninggal dunia akibat tanah longsor di Desa Monano dan sudah dikuburkan di Desa Monano tadi siang.

Sedangkan korban yang satunya hanyut di Desa Alo dan sudah ditemukan. Direncanakan korban hanyut akan dikebumikan pada Kamis (15/9/2011) besok.

Pelaksana Tugas Bupati Bone Bolango, Hamim Pou mengatakan hujan deras yang mengguyur kabupaten tersebut direndam banjir.

Berdasarkan laporan data terakhir pada pukul 17.30 Wita dan masih dinyatakan data sementara di identifikasi 11 desa menjadi wilayah terparah direndam banjir yang di diami ratusan kepala keluarga (kk).

"Rumah yang direndam banjir adalah Desa Moopiya 98 kk, Desa Mootayu 24 kk, Desa Tumbuh Mekar 27 kk, Desa Sogitia enam kk, dan Desa Taludaa 267 kk ada delapan rumah rusak ringan dan dua rumah rusak berat," kata Hamim melalui pesan singkat, Rabu (14/9/2011).

Sedangkan enam desa lainnya adalah Desa Masiaga 28 kk, Desa Ilohuwa 97 kk, Desa Muara Bone 46 kk, Desa Mooduliyo 74 kk, Desa Permata 30 kk, dan Desa Masiaga 13 kk.

Total yang digenangi banjir berjumlah 669 kk atau 3431 jiwa. Angka tersebut terjadi penambahan setelah sebelumnya diidentifikasi hanya sembilan desa dan tidak mencapai 600 kk atau 3000 jiwa.

Selain sembilan desa terendam banjir, ada dua jembatan putus dan tiga titik mengalami longsor berat.

Dua jembatan putus di Desa Tumbuh Mekar dan Desa Masiaga. Sedangkan tiga titik longsor di Desa Bilanthunga, Desa Monano dan dan Desa Permata.

"Timbunan pada jembatan Desa Sogitia terbongkar sehingga akses ke Desa Taludaa terputus," lanjut Hamim.

Saat ini wilayah bencana sementara ditangani oleh tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Kesatuan Bangsa yang sudah mengunjungi lokasi bencana. (nty)

Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved