Bencana

Desa Mata Bulu Boltim Terisolir

Hujan yang terus menerus turun sejak Selasa hingga Rabu (13-14/9/2011) meyebabkan longsor di ruas jalan menuju

Desa Mata Bulu Boltim Terisolir
IST via Edi Sukasah
Jalan menuju Desa Martabul
Laporan Wartawan Tribun Manado Edi Sukasah


TRIBUNMANADO.CO.ID, BOLTIM
- Hujan yang terus menerus turun sejak Selasa hingga Rabu (13-14/9/2011) meyebabkan longsor di ruas jalan menuju Kecamatan Noongan Timur, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim).

Longsoran tersebut bahkan menutupi badan jalan sehingga kendaraan tidak bisa melewatinya. Akses jalan yang paling parah menuju Desa Martabulu. Hingga Rabu (14/9/2011) siang desa tersebut masih terisolir.

"Kendaraan sudah tidak mungkin bisa mencapai Desa Martabulu karena banyaknya longsoran di sepanjang jalan tersebut. Kini desa itu terisolir," ujar Ketua Komisi II DPRD Boltim Sunarto Kadengkang yang sedang menuju Nuangan, Rabu (14/9/2011).

Dikatakan, satu-satunya jalan menuju Desa Martabulu harus memutar menyusuri jalan di pesisir pantai selatan. Artinya, membutuhkan waktu yang sangat lama menuju desa tersebut. Sebagai perbandingan dari Tutuyan menuju Martabulu dengan memakai jalur yang sekarang tertutup longsoran memakan waktu tiga hingga empat jam.

Selain daerah Martabulu, Sunarto mengatakan, berdasarkan informasi yang diperolehnya beberapa daearah di Nuangan juga terendam air. "Jumlah rumah yang terendam mencapai ratusan," kata dia.

Sunarto meminta kepada Pemkab Bolmong untuk segera melankukan tanggap darurat terhadap warga yang terkena bencana. Dia mengaku sudah menghubungi Kepala Badan Bencana Alam Daerh dan Dinas Sosial Pemkab Boltim.

"Saya minta juga warga waspada dan berhati-hati memasuki musim penghujan ini. Apalagi sekarang cuacanya kurang baik," tambah dia. (suk)

Penulis: Edi Sukasah
Editor:
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved