Flu Burung
Tomohon Negatif Flu Burung
Pemerintah Kota Tomohon mengimbau seluruh elemen masyarakat di daerah ini untuk tidak ragu dan takut menkonsumsi unggas terutama ayam
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID,TOMOHON -- Pemerintah Kota Tomohon mengimbau seluruh elemen masyarakat di daerah ini untuk tidak ragu dan takut menkonsumsi unggas terutama ayam. Sebab, hingga kini di Tomohon belum terdeteksi adanya flu burung (virus H5N1) yang menjangkiti unggas maupun manusia seperti yang terjadi di daerah lainnya.
"Di Tomohon negatif flu burung, jadi masyarakat tak usah takut menkonsumsi unggas seperti ayam. Sebab, semua dalam keadaan sehat dan layak untuk dikonsumsi," jelas Jemmy Matindas, Kepala Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan Kota Tomohon, Selasa (13/9).
Kendati belum diserang flu burung, pemerintah menurut Matindas tetap bersiaga agar virus yang menakutkan ini tak masuk dan mewabah di Kota Tomohon. Caranya, dengan menyiagakan timn untuk memantau lalu lintas unggas. "Antisipasi flu burung sudah dilakukan dengan membentuk 4 tim untuk memantau lalu lintas unggas. Tiga tim ditempatkan dilokasi keluar masuk seperti Kinilow, Tara-tara dan Lahendong, sementara satu tim lainnya memantau unggas yang dijual di pasar-pasar," katanya.
Ia mengungkapkan tim tersebut dilengkapi dengan dokter hewan yang langsung memeriksa unggas sehingga bisa dipastikan keamanannya. "Tapi, jika masyarakat mengetahui adanya gejala yang menyerupai flu burung, diharapkan segera melapor agar bisa ditangani dengan benar untuk menghindari penyebaran," tegas Matindas.
Langkah antisipasi lainnya tambah Matindas yaitu dengan menyemprotkan desinfektan di lokasi yang rawan berkembangnya wabah terutama di peternakan milik warga. "Vaksin terhadap unggas yang diternakkan warga juga akan kami lakukan, sebab stocknya tersedia," tuturnya.
Antisipasi juga tak hanya dilakukan terhadap flu burung, tapi juga dari ancaman rabies. Pada September hingga Desember tahun 2011, Distanak menyiapkan vaksin untuk sekitar 3.500 ekor anjing yang ada di Tomohon. "Vaksin bisa untuk 5 ribu ekor anjing jika dibutuhkan untuk mencegah rabies. Jadi untuk yang memelihara anjing usahakan mengikat hewan piaraannya, jangan hanya dilepas begitu saja, agar tak berpotensi membahayakan orang lain dengan gigitannya," tukas Matindas.