Wakil Rakyat
Warga Kecam Studi Banding Komisi I DPRD Minahasa
Beberapa elemen masyarakat Minahasa mengecam pelaksanaan studi banding yang dilakukan Komisi I
TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Beberapa elemen masyarakat Minahasa mengecam pelaksanaan studi banding yang dilakukan Komisi I DPRD Minahasa yang dilaksanakan saat Pemkab Minahasa menagendakan pelaksanaan pelantikan hukumtua.
Ferry Rori, tokoh pemuda Tondano mengatakan, kegiatan studi banding yang dilakukan 11 anggota Komisi I Bidan Hukum dan Pemerintahan DPRD Minahasa sangat tidak tepat, karena harusnya mereka berada di Minahasa untuk memantau pelaksanaan pelantikan hukumtua.
"Komisi I DPRD Minahasa sangat erat kaitannya dengan pelaksanaan pemerintahan di desa. Namun kenapa saat pelantikan hukumtua mulai dilaksanakan, mereka lebih memilih melaksanakan studi banding keluar daerah. Kondisi ini jelas menunjukkan para anggota dewan yang terhormat melalaikan tugas yang diemban mereka," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran para wakil rakyat saat pelantikan hukumtua sangat penting, terlebih ada pro-kontra pelantikan hukumtua pada beberapa desa. Menurutnya, semua anggota Komisi I DPRD Minahasa harusnya bersama-sama Pemkab Minahasa mengawasi pelaksanaan pelantikan hukumtua.
Terpisah, Sekretaris DPRD Minahasa, Royke Kaloh mengakui 11 anggota Komisi I telah berangkat ke Jakarta pada Senin (5/9/2011). Menurutnya, mereka akan melakukan studi banding selama tiga hari.