Breaking News:

Bencana

Badan SAR Nasional Manado Siaga Bencana

Komitmen Badan SAR Nasional melalui pelaksana teknis di Kota Manado, Sulawesi Utara terus dibuktikan dengan memberi pelayanan maksimal

Editor:
Badan SAR Nasional Manado Siaga Bencana
IST
Apel pagi tim siaga sar gunung Lokon Tomohon baru-baru ini.
Laporan Wartawan Tribun Manado Yudith S Rondonuwu

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Komitmen Badan Search And Rescuer (SAR) Nasional melalui pelaksana teknis di Kota Manado, Sulawesi Utara terus dibuktikan dengan memberi pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Sebut saja peran SAR Manado dalam pencarian dan pertolongan korban kecelakaan helikopter di Gunung Dua Sudara, evakuasi korban Gunung Api Lokon, Soputan hingga banjir yang langganan terjadi di Manado, Mitra dan daerah lainnya di Sulut.  

Demi mendekatkan diri dengan masyarakat, SAR Manado pun membuka jalur telepon agar masyarakat yang merasa terancam dengan musibah bisa langsung menghubunginya. Setiap orang yang merasa teracam dalam penerbangan, pelayaran atau bencana alam lainnya bisa langsung menghubungi
0431-812111 atau 115.

Kantor SAR Manado regional XIX yang merupakan instansi pemerintah di bidang pencarian dan pertolongan korban baik di bidang penerbangan dan pelayaran berdasarkan regulasi dari DK PBB ( ICAO &IMO) yang mewajibkan setiap negara mempunyai lembaga atau badan pemerintah yang menangani khussus standart pencarian danpertolongan.

Kepala Kantor SAR Manado August J Ranti Spd, mengatakan, masyarakat harus peka setiap gejala alam. "Masyarakat yang lebih tahu kapan dan dimana mereka harus menyelamatkan diri tapi kami personil SAR tetap menyiagakan personil terlatih untuk merespon dan menindaklanjuti setiap informasi yang kami terima untuk meminimalisir korban jiwa ataupun korban materi," ujarnya.

Saat ini ada 106 personil SAR yang merupakan pegawai negari sipil (PNS). Semua merupakan tenaga terlatih yang tanggap terhadap gejala dan penanganan bencana.

Kasubsie Ops Kantor SAR Manado Ludiyanto SE menambahkan wilayah kerja kantor SAR Manado hingga Provinsi Gorontalo dan Malut namun hal ini bukan hambatan untuk pelaksanaan tugas mereka. "Memang minim personil namun yang dibutuhkan adalah kemampuan menangani bencana dengan tanggap daripada banyak personil tetapi tidak terlatih," ujarnya didampingi Humas Kantor SAR Manado Steven Lumowa.

Dikatakan Ludiyanto saat ini khusus daerah Sulut banyak terjadi bencana. Adapun pihaknya bersyukur karena semua personil di Manado terus mendapat motivasi dari Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya TNI Daryatmo. "Menjadi petugas SAR bukan hal yang mudah. Personil harus memiliki mental yang kuat karena pada saat bertugas langsung berhadapan juga dengan bencana yang sedang terjadi itu," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved