Breaking News
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Remisi

Julkifli Senang Bebas di Hari Raya Idul Fitri

Wajah Julkifli Tomaili warga Molibagu sumringah usai sholat ied di Mesjid Alfajar Rutan Malendeng, Rabu (31/8/2011).

Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Christian Wayongkere

Wajah Julkifli Tomaili warga Molibagu sumringah usai sholat ied di Mesjid Alfajar Rutan Malendeng, Rabu (31/8/2011). Pasalnya Jul begitu ia dipanggil merupakan dua diantara tahanan yang langsung bebas karena mendapat remisi di hari raya Idul Fitri 1 syawal 1432 H.

Ia merupakan tahanan kasus pemukulan di kawasan Bahu MallSebelumnya Jul mengikuti Sholad yang dipimpin oleh Ustad Imeran Tuna SHi kemduian dilanjutkan dengan khotbah.

"Senang rasanya bisa bebas," kata Jul sembari tersenyum sumringah saat diwawancarai Tribun Mando

Ia mengaku sangat senang karena bisa bebas dari rutan Malendeng. "Karena bisa bertemu lagi dengan orang tau di Molibagu," tambahnya. Sambil bercanda ia menceritrkan awal mula kenapa ia sampai masuk ke Rutan Malendeng karena kasus pemukulan.

"Waktu itu saya pukul orang yang membuang kata kasar kepada saya dan saya langsung memukulnya sampai pingsan," tuturnya.

Dijelaskannya selama menjalani masa tahanannya di Rutan diisi dengan ternak bebek dan petugas masak dapur. "Kegiatan hari-hari mendapat kepercayaan dari Kepala rumah tahanan Melendeng Yulius Paath sebagai peternak bebek dan tukang masak di dapur," tutur pria lajang ini.

Jul pun usai menerima remisi langsung memberitahukan kabar bebasnya dari rutan Malendeng kepada keluarganya melalui pesan singkat dari ponsel kerabatnya.

"Orang tua so tau bebas hari ini karena sudah disampaikan lewat teman telepon ke keluarga," pungkasnya.

Terpisah kepala Rutan Melendeng Yulius Paath didampingi Marulye Simbolon, SH Kasubsi Yatan Rutan Malendeng menjelaskan dihari raya Idul Fitri ini ada lima tahanan yang mendapatkan remisi dua diantaranya langsung bebas.

"Mereka diantaranya Samsun Manoso bebas Selasa, dan Julkifli Tomaili bebas usai sholad ied," kata Paath.

Kelima orang tahanan di Rutan Malendeng tersebut mendapatkan remisi berdasarkan SK: W 14-51 PK.01.01.02 tahun 2011 dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia R.I Kantor Wilayah Sulut.

"Total ada 72 beragama Islam perempuan 10, dan 62 laki-laki," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved