Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Youngster

Rayakan Idul Fitri Bersama

Perbedaan agama di daerah ini seakan tidak terasa manakala setiap perayaan hari besar masing-masing agama selalu dirayakan secara bersama

Tayang:
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
zoom-inlihat foto Rayakan Idul Fitri Bersama
TRIBUNMANADO/CHRISTIAN WAYONGKERE
Prisicilia Lengkey dan teman-teman
Perbedaan agama di daerah ini seakan tidak terasa sama sekali manakala setiap perayaan hari besar masing-masing agama selalu dirayakan secara bersama-sama.

Hal inilah yang akan dilakukan oleh gadis yang bernama lengkap Priscilia Lengkey saat merayakan Idul Fitri yang sebentar lagi akan tiba.

"Biasanya setiap perayaan idul fitri saya selalu datang berkunjung kerumah teman yang muslin untuk bersilahturahmi," kata putri pasangan Jeffri M. Sigar dan Viane Monde kepada tim edisi Minggu Tribun Manado.

Menurutnya hal seperti itu menunjukan bagaiman rasa toleransi kita kepada sesama umat beragama yang sedang merayakan hari besar agama mereka. "Kita harus menghargai apa yang mereka lakukan," tambah gadis kelahiran Manado 9 Juli 1998 ini.

Scilla begitu ia disapa hal-hal seperti itu patutu kita lakukan dengan senang hati agar rasa kebersamaan antar umat beragama semakin erat. "Dalam nuansa bulan suci ramadhan kali ini hilangkan perbuatan yang dapat merusak hubungan dan harmonisasi antar umat beragama," tutur.

Sementara itu dalam menghadapi perayaan Idul Fitri umat Muslim bagi gadis yang bernama lengkap Graciela Patras harus dirayakan melalui rasa kerukunan antar umat beragama.

"Sebagai generasi muda kita harus menjaga kerukunan antar umat beragama khususnya bagi mereka yang merayakan Idul Fitri," kata gadis kelahiran Manado 1 April 1999 ini.

Putri pasangan Fentje Patras dan Misje Angsu ini melalui kerukunan antar sesama umat beragama bisa juga dengan cara melakukan silaturahmi dengan mereka.

"Inilah bukti rasa tolenransi yang diajarkan kepada seluruh umat beragama yang ada," tambah gadis gemar makan keju ini.

Sedangkan bagi Geishe Cheryl Sigar makna toleransi kepada umat beragama lebih khusus kepada mereka yang melaksanakan Idul Fitri bisa dilakukan dengan berbagi cara.

"Seperti dengan menjaga keamanan saat mereka melakukan ibadah di mesjid, sama seperti yang dilakukan oleh umat muslim kepada umat Kristen saat beribadah id gereja" tutur penyuka warna hitam, ungu dna biru ini.

Bentuk rasa toleransi kepada sesama umat beragama khsusunya di Provinsi Sulut memang sudah tidak diragukan lagi, karena di daerah ini dikenal dengan kerukunan dan kebersamaan antar sesama umat beragama.

"Seperti semboyan Torang Samua Basudara menjadikan kita bisa hidup rukun dan damai," tambah pelajar yang duduk di sekolah Citra Kasih ini.(christian wayongkere)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved