Hikmah Ramadhan

Uztad Bayu Ingatakan Umat Kembali ke Alquran

Uztad Bayu Aafifudin ingatkan umat Islam agar tetat menjalankan hidup sesuai ajaran Alquran dan Haditz rasul.

Penulis: Fransiska_Noel | Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Fransisca Noel

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Uztad Bayu Aafifudin ingatkan umat Islam agar tetat menjalankan hidup sesuai  ajaran Alquran dan Haditz rasul.

Hal ini diungkapkan uztad Bayu saat membawakan dakwaah dalam acara sentuhan Ramadhan yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama keluarga besar Pasific Media Group (PMG) dan karyawan-karyawati Sutan Raja Hotel bertempat di Niaranan Ballroom Sutan Raja Hotel, Selasa sore (23/8).

Dalam dakwahnya yang mengamabil Tema tentang kemunduran Islam uztad Bayu mengingatkan lima hal yang mengakibatkan kemunduran Islam itu sendiri.

Yang pertama adalah ketiadaan Halifa atau pemimpin tertinggi umat Islam yang berakibat munculnya perbedaan pendapat terkait penetapan hari raya Idul Fitri.

Kedua, menurutnya banyak hal-hal yang sebenarnya tidak banyak membawa manfaat bagi pengembangan keimanan umat Islam justru sering diperdebatkan. "Misalnya perbedaan pendapat tentang arah kiblat, padahala dalam Alqurana sudaha jelas tertulis," ungkapnya.

Yang ketiga, terkait banyak bermunculannya ulama-ulama instan yang hanya berdakwah berdasarkan pemikiran sendiri yang pada akhirnya hanya membingungkan dan meresahkan umat. "Hal ini juga perlu kita sikapi dengan serius," ujarnya.

Keempat, mengenai banyak bermunculan ajaran-ajaran kebatinan yang justru tidak sejalan dengan ajaran Islam. "Ajaran kebatinan seperti ini jelas tidak pernah sejalan dengan ajaran Islam yang benar-benar murni," ujar uztad Bayu.

Untuk itu yang kelima, uztad Bayu mengajak seluruh umat Islam agar tetap hidup dalam ajaran Alquran dana Haditz rasul agar jalannya tetaap benar dan tidak terjerat dalam berbagai hal yang justru hanya membawa kemunduran bagi umat Islam itu sendiri. "Bagaimana bisa hidup dalaam ajaran Alquran jika di rumah gak ada Alquran," tuturnya.

Di penghujung dakwahnya, uztad Bayu mengajak seluruh umat Islam kembali ingat untuk hidup dalam sujud kepada Allah dan rukun dengan sesama. "Karena disitulah terletak kemengan yang sebenarnya," terang uztad Bayu.

Acara buka puasa yang dirangkaikan sentuhan Ramadhan ini diikuti dengan khusuk oleh semua tamu yang hadir.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved