Bulan Ramadan
Penghuni Muslim Lapas Bitung Dibekali Akidah Kuat
Upaya membina akidah dan mental penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas Dua B Bitung,
Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo
TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG
- Upaya membina akidah dan mental penghuni Lembaga Pemasyarakatan
(Lapas) Kelas Dua B Bitung, digelarlah pesantren kilat untuk narapidana
dan tahanan beragama Islam selama dua hari.
Saat ditemui, Kepala Lapas Bitung, Muhammad Yusuf Sultan menjelaskan, gelaran pesantren kilat selama dua hari, berakhir Jumat (19/8/2011), yang setiap tahunnya rutin dilaksanakan saat berjalannya puasa Ramadhan.
"Kita berikan bekal pedoman hidup, supaya saat keluar lapas jalani kehidupan terarah," ujarnya seusai acara penutupan pesantren kilat Lapas di Mesjid Nurul Insan.
Pengamatan Tribun Manado, sekitar pukul 17.30 Wita, peserta yang antusias mengikuti program pesantren kilat sebanyak 50 orang lebih, semuanya berjenis kelamin pria.
Dikesempatannya, tim pengajar dari Yayasan Hidayatullah. Materi seputar pokok akidah agama Islam dengan garis tema training super life.
Ketua Dewan Pengurus Wilayah Hidayatullah Sulawesi Utara, Mumha Ali Murtado menuturkan, bahan materi mengambil akidah karena belakangan ini masyarakat disuguhkan banyak ragam aliran. "Kami menguatkan akidas dasar keislaman," tuturnya.
Menurutnya, akidah itu ibarat pondasi suatu rumah. Jika pondasi itu lemah maka bangunan rumah tersebut akan hancur.
"Punya kelengkapan atap, lantai, dinding tapi pondasinya lemah sama saja sia-sia, akan hancur," tegas Murtado.