Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Ekbis

Indeks Kembali Terkoreksi

Setelah berhasil kembali nongkrong di posisi 4000, Indeks Harga Saham Gabungan kembali terkoreksi.

Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Deffriatno Neke

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Setelah berhasil kembali nongkrong di posisi 4000, Indeks Harga Saham Gabungan kembali terkoreksi. Hal ini disebabkan karena pelemahan bursa selain seiring dengan memburuknya pasar saham regional dan global.

" Pada penutupan ini, indeks turun 178,2 poin atau 4,43 persen ke level 3.842,74," kata Sales Equity PT Sinarmas Sekuritas Manado, Oktaf Rawung, pada Tribun Manado, Jumat (19/8).

Ia menambahkan semua sektor mengalami penurunan, seperti sektor aneka industri terpuruk 8,4 persen, kemudian manufaktur anjlok 5,6 persen, properti turun 4,7 persen, finansial, tambang dan konsumer 4,3 persen, industri dasar dan perdagangan 3,9 persen, serta perkebunan dan infrastruktur yang melemah 2,8 persen.

"Koreksi bursa didukung aksi jual asing yang mencatatkan nilai transaksi jual bersih sebesar Rp1,738 triliun. Sentimen negatif eksternal menyedot dana asing dari bursa saham domestic sebagai salah satu pemicu," ujarnya.

Apalagi Morgan Stanley memangkas target atau estimasi MSCI Indonesia Index sampai Desember 2011 menjadi 1 persen dari sebelumnya 13 persen. Selain itu juga, pengaruh dari data ekonomi AS yang lebih buruk dari ekspektasi, seperti jobless claims dan Philadelpia economic index.

Penutupan saham ini terdapat 19 saham yang naik, 291 saham turun dan sebanyak 26 saham stagnan. Sementara itu, nilai transaksi yang diperoleh sebesar Rp 7,5 Triliun.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved