Dugaan Pungli
Tiga Dosen FH Unsrat Datangi Mapolda Sulut
Tiga dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara (Sulut).
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Tiga dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Sam Ratulangi mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sulawesi Utara (Sulut). Lalu masuk ruangan Kepala sub direktorat (Kasubdit) I tindak pidana korupsi (Tipikor) Reskrim Khusus, Kamis (18/8/2011).
Ketiga dosen tersebut Rodrigo Elias, Tony Rompis, dan Ralfie Pinasang. Mereka mendatangi sekitar Pukul 12.30 Wita dan keluar dari ruangan tipikor sekitar Pukut 16.05 Wita.
Apakah ini pemeriksaan terkait dugaan pungutan liar (Pungli) di Fakultas Hukum Unsrat? Rompis mengatakan bahwa ini cuma kunjungan seorang teman karena Pak Gruber alumni Unsrat juga.
"Belum, belum, cuma berkunjung ke seorang teman," jelas Rompis yang diaminkan oleh kedua rekannya kepada Tribun Manado saat keluar menuju halaman parkir kendaraan roda empat Mapolda Sulut.
Bahkan kedatangannya ini, Rompis mengaku tidak ada surat panggilan dari penyidik sehingga kedatangannya hanya kunjungan antar teman. "Tidak ada surat panggilan," jelasnya.
Ia menyiratkan akan memberikan informasi terkait dugaan pungli tersebut. Namun bukan sekarang.
"Tapi akan. Nanti dikasih kabar yah," jelasnya lalu berlalu bersama kedua rekannya.
Terkait kedatangan tiga dosen Unsrat tersebut, Kasubdit I Tipikor Reskrim Khusus AKBP Grubert Ughude mengatakan bahwa kedatangan dosen tersebut bukan dalam rangka pemeriksaan tapi hanya kunjungan teman saja. Serta untuk membantu dirinya dalam mempersiapkan desertasi S3 di Universitas Hasanudin, Makassar, Sulawesi Selatan.