Produk Kedaluwarsa
Manajer Hypermart Akui Ada Persoalan di Hypermart
Manager Divisi Fresh swalayan Hypermart, Hari Setiawan mengaku baru satu bulan bertugas di Hypermart yang ada di Manado.
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Manager Divisi Fresh swalayan Hypermart, Hari Setiawan mengaku baru satu bulan bertugas di Hypermart yang ada di Manado.
"Saya baru satu bulan bertugas mengurusi hypermart di Manado," katanya saat dihubungi Tribun Manado, Rabu (17/8/2011).
Pengakuannya diungkapkan ketika Tribun Manado hendak mengkonfirmasi mengenai peryataan dari ketua YLKI Sulut, Aldi Lumingkewas yang mengatakan sebaiknya Hypermart yang berada di Manado Town Square segera ditutup atau dicabut izin usahanya.
Aldi meminta kepada Disperindag agar menutup atau mencabut izin usaha dari swalayan hypermart karena sudah beberapa kali telah ditemukan adanya barang yang sudah kadaluarsa dan dijual oleh swalayan yang merupakan grup dari Lippo.
Sudah kali ketiga swalayan tersebut telah didapati menjual produk kedaluwarsa. Menanggapi hal itu, Hari belum bisa memberikan komentar.
Ia mengatakan akan melakukan koordinasi terlebih dahulu kepada pihak Hypermart yang berada di Jakarta. "Saya harus koordinasi dahulu kepada pak Arlen Lumbanraja yang merupakan perwakilan dari Jakarta. Saya takut pernyataan saya menimbulkan masalah baru," tuturnya.
Mengenai temuan adanya barang yang sudah kedaluwarsa, Hari mengaku persoalan itu sudah diketahui sebelumnya. "Saya sudah mengetahui itu. Makanya saya ditugaskan untuk melakukan pembenahan," ujarnya.
Namun, lanjutnya, saat melakukan pembenahan, tiba-tiba pihaknya mendapatkan masalah kembali dengan persoalan yang sama seperti yang lalu terkait produk kadaluarsa.
"Jadi saya belum bisa memberi tanggapan. Saya harus konsultasi terlebih dahulu dengan pihak managemen yang berada di Jakarta," katanya kembali. (kev)