Ramadhan
Buka Puasa Bersama Jackson Kumaat dan Helmy Bachdar
Toleransi umat beragama di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Manado yang telah terjalin dengan erat,
Penulis: | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Toleransi umat beragama di Sulawesi Utara (Sulut), khususnya Manado yang telah terjalin dengan erat, sebaiknya terus dipertahankan. Sebab toleransi seperti ini diluar Sulut susah terjalin dengan baik.
Demikian dikatakan Staf Khusus Gubernur Bidang Investasi Jackson Kumaat disela-sela acara Buka Puasa Bersama dengan Imam se-Manado, yang bertempat dikediaman Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kota (BPMK) Manado Helmy Bachdar, Kamis (18/8/2011).
"Diluar Manado, bahkan Sulut kerukunan umat beragama seperti yang terjadi pada buka puasa kali ini, sangat jarang terjadi, untuk itu kita sebagai warga Manado harus terus menjaganya dengan baik," ungkapnya.
Untuk itu dirinya mengatakan inti dari Buka Puasa Bersama tersebut adalah untuk untuk meningkatkan hubungan silaturahmi antar pemuka agama. Oleh karena itu dirinya berharap para imam tidak perlu berpikir terlalu jauh, mengenai acara tersebut. "Sebab meskipun saya non muslim, namun saya percaya Islam adalah agama rahmatan lil alamin," katanya.
Kepala BPMK Manado Helmy Bachdar mengatakan ketaatan bukan hanya semata-mata dengan Allah SWT, melainkan pula menjaga hubungan dengan antar sesama manusia. "Untuk itu jalinan silaturahmi antara umat beragama harus terus ditingkatkan.
Janganlah memperlebar jarak perbedaan, sebab dalam perbedaan ada keindahan. "Manado terkenal dengan kerukunannya antar umat beragama, oleh karena itu harus dipupuk dengan baik," katanya.
Sedangkan dalam siraman rohaninya Ustad Umar Maliki mengatakan esensi dari puasa adalah mengasah kepekaan sosial terhadap orang yang tidak mampu. Sehingga dengan menjalankan ibadah puasa tersebut diharapkan umat muslim dapat merasakan kekurangan yang dirasakan oleh fakir miskin.
Selain itu, puasa juga mengajarkan kejujuran. Sebab saat ini, di Indonesia untuk orang pandai sudah banyak, namun mencari orang jujur, sangat sulit. "Karena puasa merupakan ibadah yang harus dilandaskan kejujuran, sebab hanya diri sendiri saja dan Allah SWT yang tahu puasa atau tidak," katanya.
Puasa juga mengajarkan manusia untuk mengendalikan hawa nafsu. Sebab sebagai umat muslim, kita harus dapat mengendalikan hawa nafsu.
Dalam buka puasa tersebut juga dibagikan bingkisan kepada imam yang datang, serta bagi ibu dan anak-anak yang membutuhkan.