17 Agustus
PD XXII GM FKPII Cat dan Bersikan Monumen Batalyon Worang
Sebagai Wali Kota sudah menjadi tugas kami bersama rakyat untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun Manado
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Wali Kota Manado GS Vikcy Lumentut mengajak semua elemen masyarakat dan para pejabat yang ada di jajaran pemerintah kota manado untuk bersama-sama memaknai dan mensyukuri HUT Proklamasi kemerdekaan RI ke 66, Rabu (17/8/2011).
"Sebagai Wali Kota sudah menjadi tugas kami bersama rakyat untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun untuk meningkatkan kesejahtraan rakyat di Kota Manado," kata Lumentut tanpa menyebut sektor mana saja yang akan dilakukan pembangunan untuk kesejahtraan rakyat.
Untuk itu Lementut meminta kepada semua jajaran mulai dari tingkat lingkungan, kelurahan, sampai SKPD untuk bekerja keras. "Kerja keras untuk bagaimana kita melakukan pelayanan kepada masyarakat menjadi lebih baik dari tahun sebelumnya," tuturnya.
Menurutnya pelayanan yang maksimal kepada masyarakat merupakan tanggung jawab dan bagian dari kota manado terlebih untuk mengisi HUT Kemerdekaan RI ke 66 ini. "Seperti yang sudah dilakukan oleh para pahlawan kusuma bangsa yang bekerja keras merebut kemerdekaan RI bigitu juga kita harus bekerja keras untuk pelayanan kepada masyarakat," tutur suami dari Paula Runtuwene ini.
Terpisah Wakil Walikota Manado Harley Mangindaan yang juga menjabat Ketua pengurus daerah XXII Gerakan Muda FKPII (PD XXII GM FKPII) Sulut pada kesempatan pelaksanaan upaca bendera memperingati HUT Proklamasi kemerdekaan RI ke 66 di lapangan Sparta Tikala turut menghadirkan puluhan anggota FKPPI.
"Ada satu peleton FKPPI dengan Danton seorang kader wanita dalam upacara kemarin," kata Ai sapaannya didampingi YB Waworuntu Wakil Sekretaris PD XXII GM FKPII Sulut. Menurutnya keikutsertaan PD XXII FKPII dalam pelaksanaan upacara bendera memperingati HUT proklmasi kemenrdekaan RI ke 66 bukan semata-mata untuk meramaikan saja melainkan sesuai dengan Misi dari FKPII sendiri.
"Mempertahankan dan memperjuangkan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sehingga bagi FKPPI NKRI adalah mutlak dan harga mati karena FKPPI tidak perlu diragukan lagi mulai seragam, atribut hingga tulang dan darahnya sudah jelas untuk mempertahankan NKRI," tutur Waworuntu. PD XXII GM FKPII Sulut di bawah pimpinan putra mantan gubernur sulut E.E Mangindaan telah banyak melaksanakan kegiatan yang erat hubungannya dengan kemerdekaan.
"Kami sebelumnya sudah melakukan pengecetan dan membersikan monumen pahlawan batalyon Worang di kawasan pasar 45," kata Ai sembari menambahkan ini dilakukan sebagai wujud penghargaan FKPII terhadap jasa para pahlawan," pungkasnya.(crz)