Renungan Minggu

Pdt Ari Imanuel Sumangkut : Menjadi Teladan

Yakobus menjadikan Elia sebagai contoh untuk apa yang pernah dilakukan oleh Elia

Pdt Ari Imanuel Sumangkut : Menjadi Teladan
TRIBUNMANADO/ROBIN TANAUMA
Pdt Ari Imanuel Sumangkut
Pdt Ari Imanuel Sumangkut : Menjadi Teladan

Gembala GPdI Jemaat Kawangkoan-Kalawat, Minahasa Utara

Menjadi Teladan
Yakobus 5:17-18

Yakobus menjadikan Elia sebagai contoh untuk apa yang pernah dilakukan oleh Elia. Elia dalam bahasa Ibrani adalah Eliahu yang berarti Tuhanlah Allah-ku. Hal-hal yang patut dicontohi dan dipahami dari Elia.

Pertama; Elia berdoa dengan sungguh-sungguh (ayat 17). Elia sebagai manusia biasa menjadi luar biasa ketika ia sungguh-sungguh berdoa dan dapat melewati semua yang dia alami.

Yesus pun sebelum menghadapi siksaan dan penyalipan berdoa dengan sungguh-sungguh kepada Bapa. Kita dipilih dan diselamatkan karena Yesus telah berdoa bagi kita. Sudahkah kita berdoa dengan sungguh-sungguh, sebab dengan doa kita dapat melewati badai kehidupan.

Kedua; Elia berhubungan atau tinggal dekat dengan Tuhan (I Raja-Raja 18:22). Elia seorang diri ketika ia melawan nabi-nabi baal. Hidup kita juga dikelilingi oleh orang lain, oleh sebab itu kita pun harus kehidupan terang yang bercahaya bagi orang lain dan menjadi saksi bagi Kristus (Markus 4:21,25)

Ketiga; Memiliki sikap yang tegas (I Raja-Raja 18:21). Elia tegas dalam menghadapi penyimpangan-penyimpangan rohani yang dilakukan oleh bangsa Israel. Sebagai anak Tuhan kita pun harus memiliki ketegasan rohani dalam menghadapi persoalan-persoalan dan kesulitan yang terjadi hari-hari ini agar Tuhan mau datang dalam hidup kita. Rasul Paulus menegaskan kepada jemaat di Efesus agar jangan lagi hidup seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikiran yang sia-sia (Efesus 4:17)

Makin kita pernah jatuh dan mengalami pencobaan karena kita tidak tegas, tetapi marilah mulai saat ini kita belajar untuk dengan tegas mengatakan "tidak" kepada dosa sebab apabila kita hidup dalam kebenaran, maka dunia tidak akan bisa menjatuhkan kita.

Keempat; Elia bekerja dengan giat dan bertanggung jawab (I Raja-Raja 19:14) Umat Tuhan dihimbau untuk tetap mengerjakan segala sesuatu dengan penuh kesabaran dan tetap mendahulukan Tuhan.

Ibrani 4:15-16, Yesus adalah imam besar yang turut merasakan setiap kelemahan kita. Ia sama seperti kita mengalami pencobaan tetapi Ia tidak berbuat dosa. Marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri tahtanya, supaya kita menerima rahmatNya dan kasih karuniaNya. Puji Tuhan. Amen!!! (*/obi)

Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved