Paskibraka

Meski Puasa, Fisik Paskibraka Tetap Ditempa

NIAT yang kuat membuat para Paskibraka Kotamobagu tetap berlatih kendati saat bersamaan sebagian dari mereka harus menjalankan ibadah puasa.

Meski Puasa, Fisik Paskibraka Tetap Ditempa
TRIBUNMANADO/EDI SUKASAH
Para Paskibraka menuju Karantina usai latihan di alun-alun Kotamobagu, Selasa (9/9/2011)
Laporan Wartawan Tribun Manado  Edi Sukasah

NIAT yang kuat membuat para Paskibraka Kotamobagu tetap berlatih kendati saat bersamaan sebagian dari mereka harus menjalankan ibadah puasa. Mereka bertekad memberikan yang terbaik pada saat peringatan kemerdekaan nanti.

Matahari yang menyengat jelang Selasa (9/8/2011) siang tak menyurutkan langkah dan tegap tubuh para remaja tersebut. Mereka berusah menyatukan langkah sehingga setiap geraknya menciptakan harmoni suara teratur.

Satu set latihan harus mereka tempuh saat itu dan satu set lagi akan mereka tempuh sore harinya di alun-alun Kotamobagu. Satu set adalah istilah untuk proses latihan menaikkan dab menurunkan bendera.

Setelah penurunan bendera, Serka Sulaiman dari Kodim 1303, instruktur latihan memberikan kesempatan para Paskibraka untuk beristirahat. Wajah-wajah remaja yang masih duduk di sekolah menengah atas ini tampak kelelahan.

Putri Dwi Setiadini yang bertugas membawa baki mengakui latihan di bulan Ramadhan lebih berat dibandingkan hari-hari biasa. "Rasa haus dan lapar itu tidak bisa ditampik. Namun niat dan berusaha menjaga kondisi tubuh itu utama agar bisa bertahan," kata dia.

Senada, Adit Manoppo, anggota Paskibraka lainya mengatakan hanya keinginan untuk memberikan terbaik membuat dia bertahan. "Ini juga kan demi negara juga. Jadi saya akan berikan yang terbaik," kata dia.

Sementara itu Rustam Korompot, instruktur dari Purna Paskibraka Indonesia (PPI), mengatakan latihan di bulan Ramadhan menjadi tantangan bagi anak asuhnya. "Tantangan bagi mereka mampu atau tidak menjalaninya," kata dia.

Namun demikian, tambah dia, porsi latihan di bulan Ramadhan ada penyesuaian. Pihak Kodim dan Polres Bolmong yang juga membimbing latihan para Paskibraka telah mengatur porsi latihan tersebut.

"Memang agak terbatas dengan keadaan fisik, tapi tetap harus optimal dalam latihan. Kedisiplinan juga dipertahankan," tambah Serma Sulaiman.

Penulis: Edi Sukasah
Editor: Rine Araro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved