Antrean BBM
Antrean di SPBU Sario Tak Panjang
Pro-kontra soal larangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis premium atau bensin eceran makin alot.
TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO - Pro-kontra soal larangan penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM) khususnya jenis premium atau bensin eceran makin alot.
Seiring kondisi tersebut rupanya pekan ini sejak ada penertiban penjualan eceran, sudah ada dampak signifikan pada kondisi antrean di sejumlah SPBU yang ada di Kota Manado. Misalnya di SPBU Sario, sekitar pukul 13.00 Wita antrean tampak tidak panjang seperti kondisi pekan lalu.
"Biasanya jam sibuk seperti sekarang ini, antrean panjang sampai di SPBU ini bisa sampai jalan raya di depan Toko buku Immanuel. Tapi sekarang lumayan lancar. Mungkin karena pengecer sudah tidak banyak jadi stok bensin stabil dan lancar," ungkap Ronald Ginting seorang karyawan swasta disela antrean di mesin khusus sepeda motor.
Senada diutarakan Ramli Supit warga Malalayang yang memilih antre di SPBU Sario. Ia rupanya mengetahui kabar antrean lenggang di SPBU Sario dari temannya. "Pilih disini karena tidak terlalu panjang antrean," kata alumni FISIP Unsrat ini.
Sementara itu, seorang karyawan Pertamina di SBPU Sario yang namanya enggan ditulis menuturkan memang sejak awal pekan ini antrean tidak terlalu panjang. "Memang lancar di sini (SPBU Sario) mungkin karena lagi bulan puasa juga," katanya. Apakah karena stok bensin lebih stabil untuk pelanggan tanpa adanya pembeli nakal yang beli bensin bersubsidi untuk dijual lagi? "Mungkin juga tapi lebih karena orang puasa," katanya.
Pantauan Tribun Manado, Jumat (5/8) sekitar pukul 10.00 Wita antrean di SBPU yang berlokasi di Boulevard juga tak begitu panjang antreannya seperti kondisi Jumat pekan lalu. Demikian kondisi yang sama pada jam yang sama di SPBU Paal 2 dan SPBU Kairagi.