Ramadhan
Satpol PP Razia Gang Dolly
Belasan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia kawasan prostitusi Dolly dan Jarak di Kota Surabaya, Jawa Timur, Senin (1/8/2011).
Razia ini dilakukan untuk memastikan kawasan Dolly dan Jarak tutup selama bulan Ramadan. Hal itu masuk dalam peraturan daerah kota Surabaya.
Sehari sebelum Ramadhan, Minggu (31/7/2011), razia sudah dilakukan dengan maksud meninjau. Untuk razia hari ini, Satpol PP bermaksud memastikan apakah peraturan itu ditaati pengelola wisma. "Sesuai aturan, kami harus lakukan operasi untuk memastikan, apakah ada pelanggaran atau tidak," ujar Wardi, Komandan Peleton Satpol di sela razia, Senin (1/8/2011).
Di lokalisasi Dolly, Satpol PP hanya mengambil sampel dua wisma. Di lokalisasi Jarak juga dua wisma yang dijadikan sampel. Di empat wisma itu, mereka hanya menemukan para pekerja laki-laki yang sedang tidur. Sedangkan para perempuan seks komersial (PSK) dipulangkan.
Pengelola wisma Bola Indah, Darman, mengaku tidak berani melanggar aturan karena aturan itu langsung diturunkan dari kelurahan dan kecamatan. "Di sini ada edarannya dari kelurahan dan kecamatan. Suruh tutup ya tutup," kata Darman.
Menurut Darman, hampir semua PSK berasal dari daerah di luar Jawa Timur, di antaranya dari Pekalongan, Batang, dan Semarang. "Paling tidak mereka (PSK) kembali setelah Lebaran," ujarnya.