Youngster
Say No to Narkoba
Pada dasarnya narkoba merupakan jenis obat-obatan oleh para medis untuk keperluan dunia kedokteran.
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
"Namun sering kali disalahgunakan oleh sebagain orang," kata Laura Mawati kepeda tim edisi Minggu Tribun Manado.
Sebagai kaum muda gadis yang gemar jalan-jalan ini memiliki berbagai cara agar dalam bergaul tidak terjerat akan bahaya narkoba. "Biasanya saya menjauhkan diri dari pergaulan dengan mereka yang mengkonsumsi narkoba serta menananmkan dalam hari dan pikiran untuk tidak sama sekali mencoba barang haram tersebut supaya tidak terjerumus," tutur Lau begitu ia dipanggil rekan sebayanya.
Wanita yang gemar minum softdrink ini juga menyayangkan para pejabat publik yang terkena narkoba karen sebagai pejabat menjadi contah dan panutan oleh masyarakat. "Tidak setuju donk kalo ada pejabat maupun PNS yang ada di pemerintahan terkena narkoba," kata gadis kelahiran 19 Februari 1990
Sedangkan bagi gadis yang bernama lengkap Dahlia Rachelya Tangka menilai narkoba itu merupakan obat yang berbahaya dan terlarang. "Bisa disalah gunakan oleh kaum muda bisa membawa anak muda terjerumus kedalam gerbang kehacuran," kata gadis yang memiliki motto hidup No Man No Cry.
Sebagai anak muda yang sedang tumbuh dan berkembang gadis kelahiran Manado 02 Desember 1990 mempunyai tips bagaimana agar supaya tidak terjeremus kedalam pengaruh bahaya narkoba.
"Bergaul dengan semua teman baik yang tidak nge drugs maupun yang nge drugs, namun harus pakai jarak agar tidak terbawa jerumus," kata dia.
Menyangkut pejabat dilingkungan pemerintah Kota Manado yang beberapa waktu lalu melakukan tes urine untuk mengetahui apakah ada diantara mereka yang terjerat narkoba harus dibuktikan terlebih dahulu sebelum diberikan sanksi.
"Sanksinya tergantung bukti yang ada apabila pejabat tersebut terbukti memakai barang terlarang yaa dia secara langsung sudah memberikan contoh yang tidak baik kepada warganya," tutur penyuka warna biru ini.
Bagi gadis yang bernama lengkap Melissa tular pejabat yang terjerat narkoba sangat tidak layak menjadi abdi negara. "Karena sebagai pejabat publik bagaimana dia bisa berpikir tentang berbagai kebijakan yang akan dibuat bagi rakyat sedangkn hidupnya di bawah pengaruh narkoba jelas semua pekerjaannya akan terbelengkalai.
Pejabat yang seperti ini layak mendapatkan sanksi yang berat yaitu diberikan dengan hormat melalui beberapa tahap. Selian itu jika memang mereka telah positiv terpengaruh dengan narkoba pemerinta harus melakukan rahbilitasi, dan skorsing kepada mereka. "Karena proses dan penyembuhannya tidak seganpung membalikan telapak tangan," tutur Toa sapaannya.(christianwayongkere)