Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

17 Agustus

Pawai Pembangunan Hipnotis Ribuan Warga Bitung

MENYAMBUT hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66 di Kota Bitung, warga masyarakat kota Cakalang ini menggelar parade kemeriahaan 17 Agustus

Editor:
zoom-inlihat foto Pawai Pembangunan Hipnotis Ribuan Warga Bitung
TRIBUNMANADO/BUDI SUSILO
Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo


MENYAMBUT
hari kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-66 di Kota Bitung, warga masyarakat kota Cakalang ini menggelar parade kemeriahaan 17 Agustus, bertajuk pawai Pembangunan, Jumat (29/7/2011).

Pelaksanaan dilakukan di sepanjang Jalan kawasan stadion Dua Sudara Manembo-nembo hingga jalan arteri kawasan depan gedung pemerintah Kota Bitung. Diperkirakan peserta parade harus menempuh jarak kurang lebih 9 kilometer.

Pantauan Tribun Manado, pukul 15.11 Wita ribuan masyarakat sudah mengerumungi pinggiran sepanjang jalan yang dilalui peserta parade. Mereka rela berdiri berkerumunan di pinggiran jalan untuk menyaksikan rombongan parade kemerdekaan.

Peserta parade diikuti dari berbagai lapisan masyarakat, pemerintah dan swasta, satu sama lain berkolaborasi menyajikan tampilan ciamik nan energik. Berdasarkan data yang berhasil dihimpun panitia penyelenggara, peserta pawai kalangan sekolah Taman Kanak-kanak (TK) mencapai sekitar 250 kendaraan.

Sambil menggenggam botol air mineral, Sumailang, warga Winenet, yang berdiri di pinggiran jalan menuturkan kepada Tribun Manado, gelaran acaranya bagus, pawai yang ditampilkan meski sederhana tetapi seru, ramai beri hiburan tersendiri. "Untung cuaca cerah. Sore hari tidak terlalu terik mataharinya bisa puas nonton," ungkapnya.

Senada perempuan bertopi seumuran setengah baya, Veronica, mengatakan, gelaran pawai parade hanya berlangsung sekali setahun, makanya rugi bila melewati momen kemeriahan hari ulang tahun Republik Indonesia. "Mumpung ada nonton aja. Besok-besok belum tentu bisa," ujar warga Madidir Unet ini.

Hingar-bingar lantunan musik dari peserta pawai yang menggunakan truk, mobil pick up dan anggkutan umum mikro seakan menjadi hiburan pengiring yang membahama. Ada pula peserta berpenampil ala badut berjoget riang semakin memancarkan atmosfir rasa gembira penuh canda.

Di kesempatan yang sama, Wali Kota Bitung Hanny Sondakh menjelaskan, pawai pembangunan merupakan gambaran dari sebuah hasil karya pembangunan. "Semua yang telah kita capai yang ditunjukan kepada masyarakat sebagai bentuk syukur, sosialisasi dan informasi berbagi kegiatan sesuai dengan bidangnya masing–masing," ujarnya.

Oleh sebab itu, tambahnya, kegiatan ini hendaklah terus di pertahankan dan ditingkatkan sebagai potensi kota Bitung yang nantinya akan dikembangkan menjadi potensi wisata daerah dan potensi investasi dalam meningkatkan kehidupan yang membangun. "Untuk peroleh kemajuan kota Bitung yang kita cintai," tegas Hanny. (budisusilo)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved