Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Penerbangan

Garuda Raup Pendapatan Rp 6,02 Triliun Kuartal II 2011

Angka tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan sebesar 16 persen dibanding pencapaian pada kuartal I lalu

Editor:


TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA
- PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk berhasil meraih pendapatan (revenue) sebesar Rp 6,02 triliun pada kuartal II tahun 2011atau meningkat sebesar 40.5 persen dibanding pencapaian pada periode yang sama tahun 2010, sebesar Rp 4,28 triliun. Angka tersebut juga menunjukkan adanya peningkatan sebesar 16 persen dibanding pencapaian pada kuartal I lalu yang sebesar Rp 5,18 triliun.

Peningkatan pendapatan tersebut berhasil dicapai Garuda sejalan dengan pelaksanaan program “Quantum Leap” untuk mengembangkan Garuda hingga tahun 2015.

VP Corporate Communications Garuda Indonesia, Pujobroto menjelaskan program “Quantum Leap” memiliki peran yang strategis dalam kaitan dengan pengembangan Garuda ke depan, khususnya dalam menyiapkan fundamental Garuda Indonesia agar menjadi airline yang kompetitif dan siap menghadapi tantangan bisnis ke depan.

Selain peningkatan pendapatan secara signifikan, Garuda Indonesia juga berhasil meningkatkan kinerja berbagai aspek operasional. Pada kuartal II tahun 2011 ini Garuda berhasil mengangkut sebanyak 4,19 juta penumpang atau meningkat sebesar 38 persen dibanding periode yang sama tahun 2010 sebesar 3.02 juta penumpang. Kapasitas produksi (availability seat kilometer/ASK) meningkat  sebesar 25.5 persen menjadi 8,25 miliar dari 6,57 miliar seat kilometer pada tahun 2010. Selain itu, “yield” penumpang meningkat sebesar 13,9 persen menjadi USC 9.4 dibanding tahun 2010 yang sebesar USC 8,2.

Selama kuartal II/2011, frekuensi penerbangan Garuda meningkat sebesar 23.1 persen menjadi 32,424 penerbangan, dibanding periode yang sama tahun 2010, sebanyak 26,333 penerbangan. Dari total frekuensi penerbangan keselurihan tersebut, frekuensi penerbangan di domestik meningkat sebesar 25.1 persen menjadi 24.049 penerbangan dibanding periode yang sama tahun 2010 yang lalu sementara penerbangan internasional meningkat sebesar 14.7 persen menjadi 5,182 penerbangan, dibanding periode yang sama tahun 2010, sebanyak 4,518 penerbangan.

Tingkat isian penumpang (Seat Load Factor/SLF) juga meningkat sebesar 9.8 persen dari 68.4 persen pada kuartal II/2010 menjadi 75.1 persen pada kuartal II/2011. Sementara itu, ketepatan penerbangan (OTP) meningkat menjadi 89.2 persen, dari 78,8 persen pada tahun 2010.

Peningkatan kinerja Garuda pada kuartal II/2011 ini didorong oleh  semakin menguatnya makro ekonomi Indonesia serta peningkatan pasar di domestik. Selain itu, pencapaian ini juga menjadi penting mengingat situasi perekonomian global yang masih kurang kondusif, gempa dan tsunami di Jepang yang memberikan dampak, serta meningkatnya harga bahan bakar secara signifikan.

Sementara itu, dalam kaitan dengan pengembangan armada yang dilaksanakan, pada tahun 2011 ini Garuda akan menerima 11 pesawat baru terdiri dari 2 A330-200 dan 9 B737-800 Next Generation, setelah pada tahun  2010 yang lalu Garuda menambah kekuatan armadanya dengan 24 pesawat baru terdiri dari 23 pesawat Boeing 737-800 Next Generation dan 1 Airbus A330-200. (*)

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved