Smart Women
Prof Dr Julyeta PA Lumentut-Runtuwene
SETIAP orang punya harapan. Harapan identik dengan visi dan misi ataupun impian yang ditargetkan untuk bisa
Manado Harus Lebih dari Singapura
SETIAP orang punya harapan. Harapan identik dengan visi dan misi ataupun impian yang ditargetkan untuk bisa diperoleh dimasa yang akan datang. Untuk meraihnya? Tidak semudah membalikkan telapak tangan. Namun impian itu akan terus memotivasi seseorang agar tetap maju dan maju dengan bersemangat.
Prinsip inilah yang disampaikan Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Manado Prof Dr Ir Julyeta Paulina Amelia Lumentut-Runtuwene MS DEA saat berbincang dengan Tim Edisi minggu Harian Tribun Manado tentang harapan di HUT Kota Manado ke-388 di Rumah Dinas Wali Kota Manado beberapa waktu lalu.
"Manado harus punya mimpi. Sepertinya Singapura yang dulunya ingin sekali menjadi seperti negera Swiss. Sekarang? Singapura bisa dibilang setara dengan Swiss sebagai daerah tujuan pariwisata dunia," kata wanita kelahiran Manado, 9 Juli 1964.
Bagi Julyeta tidak ada yang tidak mungkin selama seseorang atau suatu daerah punya 'impian untuk menjadi negeri baik, aman dan sejahtera.' Orang baik pasti dilindungi apapun tantangan dan rintangan yang ada didepannya. Itulah keyakinan Ketua Komisi Pelayanan Anak Sinode GMIM yang juga masih mengajar sebagai Dekan di Fakultas Teknik Universitas Manado (Unima) ini. "Manado pun punya mimpi menjadi Kota ekowisata yaitu sebuah kota yang berkembang disemua sektor kehidupan melalui sektor ekonomi dan pariwisata. Targetnya Manado harus bisa lebih baik dari Singapura," kata isteri Wali Kota Manado, GSV Lumentut ini.
Menurut wanita yang murah senyum ini, hal itu memang tidak gampang. Ia tidak bisa memprediksi pasti kapan visi itu bisa terwujud. Namun Ia berkeyakinan jika warga dan pemerintah di daerah ini terus berusaha dalam kerangka berpikir yang sama hal ini tidaklah mustahil untuk dicapai. "Terpenting saat ini ada Sumber Daya Manusia (SDM). Potensi alam kita semua tersedia hanya saja saat ini kita masih seringkali berada dalam kondisi kelaparan walaupun kita sebenarnya sedang tinggal di lumbung padi," ujar ibu 4 anak ini.
Wanita
yang gemar baca buku dan koran ini menuturkan pola pikir tidak sama
dengan tingkat kecerdasan. Diakuinya tingkat kecerdasan orang Manado
sangat tinggi namun tidak dengan
pola pikirnya. Adanya pendapat
orang Manado hanya bisa sukses jika merantau pun tidak disepakatinya.
"Orang yang maju atau sukses akan seiring dengan kemajuan daerahnya.
Orang yang sukses itu pastilah orang-orang pekerja keras. Kalau
demikian, sebenarnya ada satu hal yang terpenting saat ini bahwa mind
set orang Manado harus diubah bahwa kita bisa sukses di daerah kita
sendiri asalkan kita punya mimpi dan tak berhenti untuk
bekerja keras," ungkap wanita berkacamata ini. (yudithrondonuwu)