Gunung Lokon Status Awas

Paulus Sembel: Pemerintah Harus Sigap Hadapi Bahaya Lokon

Paulus Sembel, Ketua Komisi A DPRD Kota Tomomohon meminta pemerintah responsif mengantisipasi bencana lebih besar

Penulis: | Editor:
Paulus Sembel: Pemerintah Harus Sigap Hadapi Bahaya Lokon
TRIBUNMANADO/WARSTEF ABISADA
Sejak dinaikkan status menjadi awas, Gunung Lokon hari ini mulai menyemburkan abu vulkanik hingga ketinggian 600 meter.
Laporan Wartawan Tribun Manado Warstef Abisada


TRIBUNMANADO.CO.ID, TOMOHON
- Paulus Sembel, Ketua Komisi A DPRD Kota Tomomohon meminta pemerintah responsif mengantisipasi bencana lebih besar yang sulit diprediksi datangnya.

Hal itu diungkapkan Sembel, Senin (11/7/2011). "Yang bisa diprediksi adalah gejala awal dan gelagat, jadi pemerintah jangan cuma diam. Badan SAR Sulut sudah membuka posko di Kantor Ex Rindam dan saya mengapresiasi mereka yang punya kesigapan," katanya.

Royke Roeroe, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Kota Tomohon mengatakan pemerintah tetap sigap menghadapi bencana dengan ditetapkannya status siaga darurat bencana pasca dinaikan status Gunung Lokon ke awas. "Tomohon belum tanggap darurat karena belum ada letusan besar, tapi posko bencana telah didirikan di Kantor Ex Rindam. Satgas Bencana juga sudah siap bertugas," ujarnya.

James Kojongian, Ketua Komisi B Kota Tomohon berharap pemerintah juga responsif terutama dalam menyiapkan dana tanggap darurat. "Dana tanggap darurat harus dikaji dengan benar, agar bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan masyarakat," tegasnya.

Harold Lolowang, Kepala Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Aset Daerah Kota Tomohon mengatakan realisasi dana tanggap darurat tinggal menunggu pengajuan dari instansi terkait. Dana yang tersedia sekitar Rp 500 Juta. "Jika sudah diperintahkan untuk membayar pasti kami realisasikan," tukasnya. (war)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved