Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Pengucapan Minsel

Warga Bakar Nasi Jaha dan Buat Dodol

Menjelang Pengucapan Syukur Minggu (10/7/2011), warga Amurang mulai ramai bakar nasi jaha dan

Penulis: David_Kusuma | Editor: Andrew_Pattymahu
zoom-inlihat foto Warga Bakar Nasi Jaha dan Buat Dodol
TRIBUNMANADO/DAVID KUSUMA
Laporan Wartawan Tribun Manado, David Kusuma


TRIBUNMANADO.CO.ID, AMURANG -
Menjelang Pengucapan Syukur Minggu (10/7/2011), warga Amurang mulai ramai bakar nasi jaha dan membuat dodol.

Pantauan Tribun Manado, setelah pulang dari pasar, selain sibuk memasak para warga juga sibuk memasukan beras pulut yang sudah dibumbui kedalam bambu sepanjang 60 centimeter.

Kemudian bambu-bambu tersebut dibakar bergerombol dengan api tidak terlalu besar.

"Ini cara membuat nasi jaha, lama pembakarannya 2 sampai 3 jam, tergantung besar api," ujar Eni, warga Buyungon.

Selain itu, dia juga membuat adonan dodol lalu menggoyangnya pada sebuah baki dan dipanggang di api selama 2 sampai 3 jam.

"Tergantung selera, ada yang suka dodol tua maka digoyang sampai 4 jam. Kalau dodol muda paling 2 atau 3 jam," ucap Eni lagi.

Selain itu kata dia, dodol juga ada berbagai rasa. "Rasa kenari maka ada campuran kenari, rasa kacang maka ada campuran kacang," imbuhnya.

Setelah dodol sudah agak dingin dari panggangan, maka langsung dibungkus di Daun Woka

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved