Breaking News
Rabu, 10 Juni 2026
Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

Perikanan

Industri Perikanan Bitung Keluhkan Penurunan Tangkapan Ikan

Akibat menurunya pasokan sumber penghasilan tangkapan ikan, geliat industri perikanan di Kota Bitung mengalami hambatan

Tayang:
Editor:
Laporan Wartawan Tribun Manado Budi Susilo


TRIBUNMANADO.CO.ID, BITUNG
- Akibat menurunya pasokan sumber penghasilan tangkapan ikan, geliat industri perikanan di Kota Bitung mengalami hambatan yang mengganggu proses produksi dan pemasaran.

Satu di antaranya ini diungkapkan Merry Tangudung, Controler Assurance PT Celebes Minapratama, bahwa, jelang memasuki tahun 2011, pasokan hasil tangkapan ikan berkurang bila dibandingkan ketika di masa tahun 2010.

"Penurunan pasokan berkisar 25 sampai 30 persen," ujarnya kepada Tribun Manado di pelataran PT Celebes Minapratama, Rabu (6/7/2011).

Akibat hal itu, perusahaan tersebut mengalami kesulitan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan yang sebagian besar ke wilayah Amerika Serikat, Jepang dan beberapa negara belahan eropa.

"Kami takutkan mereka nantinya akan beralih membeli ke negara lain seperti Philipina atau Malaysia," ujar perempuan kelahiran Manado ini.

Selain itu tambahnya, akibat rendahnya pasokan tangkapan ikan, banyak karyawan pabrik yang menganggur tidak ada aktifitas. "Tambah banyak penganggur. Padahal karyawan kami itu jauh-jauh datangnya dari Manado bahkan ada yang sampai Gorontalo," tutur Merry.

Sebelumnya, Lembaga Swadaya Masyarakat Bitung Corruption Watch (BCW) menduga, faktor penyebab kekurangan pasokan tangkapan ikan di Bitung akibat adanya kegiatan illegal fishing, adanya pengiriman langsung ikan hasil tangkapan ke luar negeri tanpa melalui Kota Bitung.

Data yang dikeluarkan BCW, bahwa dalam kurun waktu Januari hingga Mei Tahun 2011 terjadi penurunan. Jumlah kapal penangkap hanya 601 kapal dengan hasil tangkapan 6,373,029, jumlah kapal pengangkut 549 dan hasil tangkapan 15,621,591 ton. Lalu jumlah kapal penangkap atau pengangkut 1,150 dengan hasil tangkapan 21,994,620 ton.

Ditempat terpisah, berbeda dengan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bitung, Hengkie Wowor, menjelaskan, penurunan jumlah tangkapan ikan di Bitung dipengaruhi oleh musim. Memasuki pertengahan tahun 2011, ikan bermigrasi ke arah benua Amerika.

"Sekarang di belahan Amerika sedang panen ikan. Di Bitung belum masuk musim jadi wajar memang ada penurunan hasil tangkapan," tutur pria murah senyum ini.

Ia menjelaskan, terkait kegiatan illegal fishing itu kemungkinan kecil dapat terjadi sebab setiap kapal pengusaha ikan sudah diberi alat sistem pengontrolan kapal. "Seandainya si kapal keluar menjual ikan ke negara lain akan ketahuan. Kami telah lakukan ini sejak lama dengan kerjasama dengan polair," kata Hengkie. (bdi)

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved