Dinkes Kotamobagu Bentuk Posko Penanggulangan Virus H5N1
Dinkes Kotamobagu Bentuk Posko Penanggulangan Virus H5N1
TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU- Untuk mengantisipasi penyebaran virus H5N1 atau flu burung, Dinas Kesehatan Kota Kotamobagu, mulai melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi penularan penyakit tersebut
Satu diantaranya yakni, membuat posko penanggulan Virus H5N1.
“Posko ini akan bekerja dalam waktu 1x24 jam dan tersebar di 5 (lima) Pusat Kesehaan Masyarakat (Pukesmas) yang ada di wilayah empat kecamatan, dan 1 Posko berada di Kantor Dinas Kesehatan Kotamobagu, “ kata Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Kotamobagu, Dr. Salmon Halwelderi, MA, Rabu (20/4).
Dikatakan, langkah yang diambil Dinkes merupakan langkah Early Warning System (System pencegahan dini) untuk menjaga kemungkinan Virus ini menjangkiti manusia. “Apabila ada laporan tentang kasus unggas mati disuatu wilayah, Dinas Kesehatan Kotamobagu mulai dari Poskesdes, Pustu, sampai dengan Puskesmas telah siap melayani warganya yang diduga terinfeksi Virus Flu Burung. Dan untuk wilayah yang teridentifikasi penemuan unggas yang terjangkit Virus H5N1, pihaknya langsung melakukan penyelidikan epidemologis, atau memantau warganya dalam radius 200 meter,” katanya.
Lebih lanjut, apabila ditemukan ada indikasi warga yang mengalami ciri-ciri seperti demam tinggi diatas 38 derajat celcius, flu, batuk-batuk, lemas, nyeri sendi dan sesak nafas maka segera dilakukan penanganan dini, seperti pemberian Oseltamivir atau tamiflu, yang juga dapat diperoleh secara gratis, di puskesmas. “Langusng saja ke Puskesmas atau Pustu terdekat untuk mendapatkan pelayanan dan perawatan dari tim medis,” terangnya.
Memang, ucapnya, hingga saat ini sudah ada beberapa warga yang awalnya diduga terjangkit Virus Flu burung. Namun demikian, setelah dilakukan observasi dan diberikan penanganan dengan memberikan Tamiflu ternyata semakin membaik, sehingga pasien ini telah dikembalikan lagi ke rumahnya. “Yang terpenting adalah jika mau mengkonsumsi unggas, hendaknya dimasak dengan benar diatas 60 derajat celcius. Dan khusus Wilayah Kotamobagu, belum ada satupun warga yang positif terjangkit virus Flu Burung,” terang Salmon