Sulawesi Utara
Menuju Sulut Maju, Sejahtera dan Berkelanjutan

News Analisis

Mahyudin Damis : Jangan Main Api

Mahyudin Damis : Jangan Main Api

Penulis: | Editor:
DIABAIKANNYA peliputan oleh wartawan saat pelantikan Direktur Utama Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Kota Tomohon oleh Plt Walikota Jimmy Eman, Selasa (2/3) kemarin, mencerminkan bahwa prinsip clean governance and good governance belum diterapkan dengan benar dijajaran pemerintahan yang ada sekarang.

Sebagai satu diantara banyak pilar demokrasi, wartawan harusnya diberi ruang untuk mengakses informasi sebanyak-banyaknya, sebab apa yang didapat nantinya akan dipublikasikan secara akurat kepada publik yang telah memberi mandat kepada pemerintahan yang ada sekarang untuk menjalankan tugasnya dalam memacu pembangunan dan mensejahterakan rakyat disemua tingkatan. Dalam keterbukaan informasi sekarang ini, sangat disayangkan jika ada oknum-oknum yang terkesan menghalang-halangi tugas pers dengan dalil apapun, apalagi hanya untuk mendapatkan gambaran secara nyata pelantikan pejabat BUMD tersebut.

Terkait penataan birokrasi Plt Walikota sebagai pengambil keputusan, kedepan harus benar-benar profesional dan bijaksana dalam mengambil keputusan. Jika ada pejabat yang terindikasi terlibat persoalan hukum baiknya jangan diakomodir, sebab akan mengganggu stabilitas pemerintahan dan optimalisasi pelayanan publik itu sendiri. Jadi jangan pernah bermain api.

Pejabat yang diangkat haruslah mereka yang benar-benar bersih dan mampu menjalankan tugasnya dengan optimal, jangan hanya karena didasari ingin membalas jasa politik. Kolusi dan nepotisme berpotensi besar melahirkan tindak pidana korupsi, dan ini sangat berbahaya. Jadi jangan terjebak pada politik balas budi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved