News Analisis
SMS Fiktif Punya Dampak Negatif dan Positif
SMS Bohong Catut Nama Kapolda Sulut
Penulis: Christian_Wayongkere | Editor:
Pengamat Sosiolog
Dampak Positif dan Negatif
Pesan singkat yang mencatut nama Kapolda Sulut Brigjen Carlo Brix Tewu mulai meresahkan masyarakat. Pesan tersebut berisikan larangan kepada masyarakat untuk tidka keluar rumah karena ada mutilasi dan penculikan.
Berkembangnya sms dari oknum tidak bertanggung jawab ini memberikan dampak sosial kepada masyarakat baik positif dan negatif. Dari sudut pandang positiv masyarakat sudah semakin waspada untuk keluar rumah guna melakukan aktifitasnya sehari-hari. Namun sisi negatifnya cara tersebut bukan cara yang baik untuk pimbinaan kepada masyarakat karena hanya bersifat spontanitas.
Pelakunya sendiri adalah orang dan sekelompok masyarakat yang tidak bertanggung jawab dengan melempar isu seperti itu. Sehingga membuat sejumlah lapisan masyarakat dikalangan bawah mengganggap itu benar, sementara untuk elemen masyarakat berpendidikan mengganggap itu hanya isu belaka yang bisa menimbulkan keresahan terhadap masyarakat.
Atau hanya ada sebagin kecil masyarakat yang ingin mencari sensasi dibalik sms fiktif. Untuk itulah kepolisian daerah Sulut melalui Kapolda harus melakukan klarisifikasi terkait benar tidaknya sms tersebut. Selain itu masalah ini bisa dilacak siapa otaknya, karena secara jelas tercantum nomor pengirim dan isi sms itu sendiri, contoh saja kasus Anggodo yang bisa dilacak, apalai hanya sms fiktif. Sementara untuk sanksinya sudah jelas melanggar KUHP Pasal 489 tentang perbuatan meresahkan masyarakat