Kanal

BI Sudah Uji Coba Penerapan QR Code

Bank Indonesia - Kompas.com

Sayang, manajemen belum mengungkapkan nilai akuisisi tersebut. Yang jelas, WIKA bukan hanya sebagai investor, melainkan juga kontraktor, dengan nilai kontrak US$ 361 juta.

Lingkup pengerjaannya berupa pengerjaan engineering, procurement & construction (EPC), dengan tenggat waktu pengerjaan sekitar 60 bulan. "Akumulasi hingga Agustus 2018, kami sudah mengumpulkan kontrak baru senilai Rp 25,5 triliun," ujar Direktur Utama WIKA Tumiyana kepada KONTAN, Selasa (11/9).

Pada kesempatan berbeda, Direktur WIKA Novel Arsyad mengatakan, masuknya WIKA sebagai investor dalam PLTA Peusangan-4 telah tertuang dalam roadmap perusahaan 2018-2023. "Kami yakin Ingako akan mampu memenuhi semua persyaratan yang diminta oleh PLN yang akan menyerap tenaga listrik yang dihasilkan oleh PLTA-4 Peusangan. Dengan demikian penandatanganan kerjasama ini akan memberikan manfaat bagi WIKA dan investor lainnya," jelas Novel.

PLTA ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap keterbatasan tenaga listrik dan meningkatkan stabilitas beban puncak listrik pada sistem kelistrikan Aceh-Sumatra Utara. Investasi pada PLTA-4 Peusangan akan menambah portofolio WIKA di sektor ketenagalistrikan. Saat ini, investasi WIKA pada sektor ketenagalistrikan telah diisi oleh PLTD Bali 50 MW, PLTG Borang 60 MW, PLTMG Rengat 20 MW, dan PLTMG Rawa Minyak 25 MW.  (Dityasa Hanin Fordanta/Galvan Yudistira/Auriga Agustina)

Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg

Hanyut di Laut sampai ke Jepang selama 49 Hari, Begini Cara Aldi Novel Adilang Bertahan Hidup

Berita Populer