Kanal

Sulut Punya 52 Ribu DPT Ganda: Bawaslu Gandeng Parpol Mengawasi

Diagram DPT - ISTIMEWA

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO – Isu 25 juta Daftar Pemilih Tetap (DPT) ganda secara nasional disikapi sejumlah partai politik di Sulawesi Utara. Termasuk 52 ribu DPT terindikasi ganda sebagai temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulut di beberapa kabupaten dan kota (lihat grafis).

Partai Gerindra Sulut menyikapi DPT ganda. Mereka meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) melakukan perbaikan DPT.
"Dari kami meminta KPU agar memeriksa kembali DPT, jangan ada DPT ganda," kata Wakil Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Manado, Rolando Lombok, Selasa (11/9/ 2018).

Dikatakan Lombok, DPT ganda berpotensi menciptakan kecurangan pada pemilu legislatif maupun presiden tahun depan. Ia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan KPU dan Bawaslu soal DPT ganda. "Sejauh ini sudah ada respon yang baik, kami beri apresiasi, " kata dia.

Lombok meminta pula agar Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan (Discapilduk) turut proaktif membantu KPU dalam perbaikan DPT. "Asal muasal masalah ini dari data awal Discapil, " kata dia.

Ungkap Lombok, Gerindra akan mengawasi ketat nama yang masuk DPT ganda. "Kita berikan pengawasan, " katanya.
DPD Partai Hanura Kota Manado optimistis masalah DPT di seluruh Indonesia akan terselesaikan dengan baik. KPU maupun Bawaslu akan bekerja maksimal sebelum Pemilu 2019.

"Khusus di Manado setahu saya ada sekitar 24 ribu DPT ganda. Di sini perlu koordinasi dan komunikasi antara KPU, Bawaslu dan Discapilduk Kota Manado agar tak ada lagi ganda," kata Stevi Suawa, Ketua DPD Hanura Manado.

Namun sebenarnya Suawa berharap agar masalah ini dapat terselesaikan sebelum penetapan Daftar Calon Tetap (CT) tanggal 20 September. Bagi semua parpol, DPT itu sangat penting untuk mengukur pendukung di tiap daerah pemilihan.

Hanura juga berharap agar setiap KPPS yang ditunjuk KPU dapat bekerja baik saat pelaksanaan pemilu nanti. KPPS harus teliti agar tidak ada pemilih yang mencoblos dua kali di dua atau lebih tempat pengumutan suara (TPS) yang berbeda.

"Kami yakin para penyelenggara pemilu sekarang sudah lebih profesional menggelar pesta demokrasi. Kita berharap saja tidak ada masalah krusial," ujar dia.

Kenly Poluan, Komisioner Bawaslu Sulut mengatakan, ada penyampaian dari parpol data ganda mencapai 25 juta, tapi sejauh ini dari Bawalsu ada 1 juta yang terdeteksi secara nasional.

Halaman
1234
Penulis: reporter_tm_cetak
Editor: Lodie_Tombeg

Video detik-detik Vicky Prasetyo Gerebek Angel Lelga sedang Selingkuh di Kamar Pukul 2 Dinihari

Berita Populer