Kanal

Moms, Ini Kesalahan Saat Memberi Parasetamol Untuk Anak

Ilustrasi -

TRIBUNMANADO.CO.ID - Moms, perlu digaris bawahi bila demam bukanlah penyakit karena demam biasanya merupakan gejala dari masalah yang mendasari demam tersebut.

Oleh karena itu, tidak semua demam harus diobati.

Akan tetapi, demam yang tinggi dapat membuat Si Kecil tidak nyaman dan memperburuk masalah seperti dehidrasi, bahkan kejang khususnya untuk anak di bawah 5 tahun.

Baca: Jangan Sembarang Simpan Makanan dalam Freezer, Ini Tipsnya

Selain itu, kenaikan suhu tubuh sering juga disertai dengan gejala yang lain seperti sakit kepala, badan pegal-pegal, kedinginan, dan lemah sehingga anak menjadi rewel.

Karena khawatir dan tak ingin Si Kecil sampai kejang, sebagian orangtua akhirnya memberikan obat penurun panas yang bisa dibeli secara bebas.

Salah satu obat penurun panas atau antipiretik yang umum dikonsumsi untuk meredakan panas anak adalah parasetamol.

Baca: 5 Kebiasaan yang Bikin Berat Badan Cepat Turun

Parasetamol memang dianggap memiliki efek samping lebih sedikit dibandingkan ibuprofen, yang juga sebagai antipiretik.

Namun penggunaan parasetamol belum sepenuhnya dimengerti oleh para ibu.

Menurut seorang dokter anak, sekaligus penulis buku kesehatan, dr. Arifianto, SpA, dalam laman instagramnya mengatakan, ada tiga kesalahan yang sering dilakukan para orangtua saat memberi obat parasetamol untuk anak.

Menurut dokter yang kerap disapa dokter Apin ini, tidak semua orangtua memahami petunjuk di kemasan botol obat parasetamol.

Halaman
1234
Editor: Rine Araro
Sumber: Nakita

Hasil Final Polling Mata Najwa di 3 Sosmed, Prabowo-Sandi Unggul dari Jokowi-Ma'ruf Amin

Berita Populer