Kanal

Ini Tanggapan Pengamat Politik Terkait Hasil Survei LSI Ada 5 Partai Tak Lolos Ambang Batas Parlemen

Jefry Paat - RYO NOOR

TRIBUNMANADO.CO.ID, MANADO - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menempatkan sejumlah partai politik (parpol) tidak lolos ambang batas parlemen.

Dilansir Kompas.com (9/12/2018) dari hasil survei enam parpol diprediksi tidak lolos DPR RI 2019-2024, yakni Partai Hanura, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Berkarya, PKPI dan Garuda.

Sedangkan lima parpol terancam tidak lolos ambang batas parlemen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Amanat Nasional (PAN).

Baca: Hasil Survei LSI, PDIP Berpotensi Jadi Pemenang Pileg 2019, Gerindra di Urutan Dua

Menurut Jefry Paat, pengamat politik Sulawesi Utara (Sulut), hasil survei sah-sah saja tapi tidak memberikan dasar dan jaminan parpol akan anjlok.

"Kembalikan ke parpol dengan adanya survei seperti ini, akan berusaha kerja sebaik mungkin dan lebih keras. Dengan survei ini keuntungan untuk parpol, ini juga sebagai warning bagi partai agar bisa kerja keras menghadapi pemilu 2019," tutur Paat.

Hadirnya survei soal percaya atau tidak , namun bagaimana melihat kekuatan dan kemampuan internal masing-masing parpol dalam menjual parpolnya.

Patokan angka-angka dalam survei itu mengacu pada elektoral treshold 4 persen secara nasional. Ini belum menjadi patokan dan jaminan untuk melengserkan atau membuat parpol lengser.

Maka dari itu, caleg harus tahu bagaimana jualannya kepada masyarakat dan bagaimana kemampuan para caleg dalam partai bekerja keras.

"Karena pemilu 2019 nanti, bukan hanya fokus pada pemilihan anggota legislatif RI, provinsi dan kota/kabupaten, melainkan orang akan lebih terfokus pada pemilihan presiden (pilpres). Maka secara spontanitas orang akan terfokus dan akan mendukung parpol yang mendukung capres yang didukung," terangnya.

Baca: Hasil Survei LSI: Jokowi-Maruf Unggul dari Prabowo-Sandiaga di Kalangan Pengguna Medsos

Faktor masyarakat akan menerima parpol yang mendukung capres yang sama, seperti contoh pilih Jokow Widodo- Ma’ruf Amin atau Prabowo-Sandi, partai yang mendukung calon-calon ini secara otomatis akan didukung dan disuport rakyat.

"Rakyat sudah tidak lagi melihat siapa dia, tapi partai yang mendukung capres itulah yang akan mereka dukung rakyat," tambahnya.

Paat juga mencontohkan yang dilakukan Partai Demokrat yang dua kaki mendukung Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma’ruf Amin, itu lebih karena partai berlambang bintang Mercy ketakutan. Kalau tidak didukung rakyat, partai bisa rapuh dan anjlok. (crz)

Penulis: Christian_Wayongkere
Editor: David_Kusuma

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer