Kanal

Di Afrika Selatan, Situasinya Semakin Mirip Zona Perang

Table Mountain di Cape Town, Afrika Selatan. - THINKSTOCKPHOTOS

TRIBUNMANADO.CO.ID - Setelah lebih dari 20.000 orang dilaporkan tewas terbunuh dalam 12 bulan terakhir, situasi keamanan di Afrika Selatan semakin mengkhawatirkan bahkan semakin mendekati zona perang.

Diberitakan AFP, sebanyak 20.336 orang telah dibunuh dalam 12 bulan hingga Maret tahun ini.

Jumlah tersebut meningkat 6,9 persen dibandingkan periode sebelumnya dan telah menjadi peningkatan paling tajam sejak berakhirnya apartheid 24 tahun lalu.

"Itu berarti sebanyak 57 orang tewas dibunuh dalam satu hari. Itu hampir mendekati sebuah zona perang, sementara tidak ada peperangan terjadi di Afrika Selatan," kata Menteri Kepolisian Bheki Cele di hadapan anggota parlemen di Cape Town, Selasa (11/09/2018).

"Angka-angka yang selalu membuat saya takut adalah angka pembunuhan. Warga Afrika Selatan tidak boleh dibiarkan beranggapan bahwa mereka dapat dirampok dan dibunuh setiap hari," ujarnya.

Pejabat polisi Norman Sekhukhune, yang bertanggung jawab atas statistik kejahatan di Afrika Selatan, mengatakan bahwa tingkat pembunuhan di negara itu telah mengalami peningkatan dalam enam tahun berturut-turut.

Angka statistik tersebut termasuk pembunuhan terhadap 62 petani kulit putih yang terjadi tahun lalu, yang kembali memicu masalah rasial yang sensitif di Afrika Selatan.

Berdasarkan laporan tersebut, provinsi dengan angka pembunuhan tertinggi berada di Western Cape, yang meliputi Cape Town, pusat pariwisata utama negara itu.

Peringkat di bawahnya adalah Provinsi Gauteng, pusat ibu kota Pretoria dan pusat ekonomi Johannesburg.

Laporan kepolisian juga menyebut adanya setidaknya 18.233 kasus percobaan pembunuhan.

"Ini memang sudah mendekati tingkat zona perang," kata kepala partai oposisi Aliansi Demokratik Utama, Mmusi Maimane.

"Polisi kita membutuhkan pelatihan, peralatan, dan sumber daya yang lebih baik. Kita membutuhkan sistem peradilan pidana yang lebih baik sehingga para pembunuh dapat ditangkap," tambahnya.

Editor: Indry Panigoro
Sumber: Kompas.com

Pimpin Selawatan di Panggung, Wanita Ini Mendadak Pingsan lalu Meninggal Dunia

Berita Populer