Kanal

Alami Kecelakaan Maut di Sukabumi, Sopir Bus Ini Sempat Menolak Ditolong

- Tribun Video

TRIBUNMANADO.CO.ID -  Kecelakaan maut yang terjadi di tanjakan 'letter S' di Kampung Ciareuy, Desa Cikidang, Sukabumi, Sabtu (8/9/2018) telah merenggut 21 korban jiwa.

Bus tersebut oleng di tikungan 'letter S' hingga terguling dan jatuh ke jurang.

Melansir dari Tribun Video dari Kompas.com, Selasa (11/9/2018), MA (26) kernet yang diduga mengemudikan mikrobus tersebut kini sedang menjalani perawatan di RSUD Pelabuhanratu, Sukabumi, Jawa Barat.

Kepala Urusan Humas RSUD Palabuhanratu Billy Agustian mengatakan secara umum MA dalam kondisi bagus, kesadarannya juga bagus.

Dia menuturkan, saat masuk ke rumah sakit, MA mengalami beberapa luka di anggota tubuhnya.

"Pasien langsung masuk IGD dengan diagnosis patah tangan sebelah kanan, kaki mengalami disposisi, luka di kepala bagian depan," katanya.

Dilaporkan, MA sempat menghilang usai keluar dari bus dan menolak ditolong oleh warga.

Kapolres Sukabumi AKBP Nasradi mengatakan, warga sempat merekam komunikasi antara MA dengan warga.

Rekaman tersebut kini dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sementara itu, melansir TribunJabar.id, Pemandu wisata Dendi Kinong (45), warga Cikidang, sempat mengingatkan sopir bus maut untuk berhati-hati karena kondisi jalan yang berkelok tajam.

"Saya melakukan pengawalan dari kawasan Peuteuy, sempat bertemu dengan sang sopir dan memperingatkan sopir agar tak ngebut karena kondisi jalan yang berkelok dan curam," kata Dendi dikutip dari TribunJabar.id.

Kemudian, Dendi pun memilih lebih awal memacu kendaraannya di depan bus untuk menuju lokasi.

Simak video berikut ini : 

Editor: Ferra Faradila Rizki Sahibondang
Sumber: Tribunnews

Viral Reaksi Ketum PSSI Edy Rahmayadi Menutup Wawancara Sepihak, soal Insiden Tewasnya The Jak Mania

Berita Populer