Kanal

Pengamat Ekonomi Ini Sebut OK OCE Adalah Program yang Gagal

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memberikan sambutan dalam acara rapat koordinasi Relawan OK OCE Melawai 16 di Jakarta Creative Hub, Jakarta Pusat, Sabtu (25/11/2017). - KOMPAS.com/NURSITA SARI

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA -  Program One Kecamatan, One Center for Entrepreneurship (OK OCE) yang digagas mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno dipertanyakan nasibnya.

Pengamat ekonomi dari Indonesia Public Institute (IPI), Jerry Massie menilai OK OCE adalah program yang gagal.

Dilansir TribunWow.com dari Kontan.co.id, Selasa (11/9/2018), Jerry menganggap apa yang digagas oleh Sandiaga hanya sebatas janji semasa kampanye dalam Pilkada DKI 2017.

Jerry menuturkan dirinya tak heran jika program OK OCE berantakan, karena setelah Sandiaga menjabat program tersebut diserahkan kepada orang lain.

Baca: Sandiaga Uno Mengaku Dari Awal Mereka Tak Pernah Berjanji Beri Modal OK OCE

Jerry menuturkan kegagalan OK OCE menjadi bukti bahwa Sandiaga tidak bisa mengelola apa yang telah dijanjikan.

Kegagalan OK OCE, menurut Jerry, menjadi satu di antara kelemahan Sandiaga.

"OKE OCE ini janji Sandiaga sebelum menjabat sebagai gubernur. Mana bisa dia akan memenuhi janjinya di Pilpres jika janji di DKI Jakarta saja tidak dijalankan, tidak jelas," ujar Jerry.

Sementara itu, Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menyebut program OK OCE andalan Pemrov DKI Jakarta era Anies Baswedan dan Sandiaga Uno sekedar lip service.

"Jangan dididik-didik, dilatih-latih terus, itu memakan waktu. Kasih duitnya bagaimana perjanjian pengembaliannya, agar kami bisa lebih berdaya. Saya katakan di media program OK OCE adalah program lips service," ujar Bestari.

Menurut Bestari, program OK OCE awalnya ditujukan untuk menciptakan 200 ribu entrepreneur baru di Jakarta.

Halaman
123
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribunnews

5 ABG Digerebek Hendak Gelar Pesta Seks di Makassar, 3 Gadis Masih di Bawah Umur

Berita Populer