Kanal

Jalingkut Pulau Siau Terus Dikebut

Pekerja terus membangun jalan lingkar utara (jalingkut) di Pulau Siau, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, Rabu (01/08/2018). - TRIBUN MANADO/JHONLY KALETUANG

TRIBUNMANADO.CO.ID, SIAU - Pembangunan jalan lingkar utara (jalingkut) di Pulau Siau, Kepulauan Sitaro, Sulawesi Utara, masih sementara berproses.

Senin (10/09/2018), tampak petugas proyek yang melakukan pekerjaan begitu telaten, mengingat kondisi jalingkut khususnya beberapa kampung tetap berada di tebing.

"Nanti ketika jalan ini sudah dapat dioperasikan, maka akan ada kemudahan akses dari sejumlah warga," kata Sekda Sitaro Herry Bogar.

Keterbukaan akses, lanjut sekda, tak saja membuat aktivitas warga lebih leluasa.

Beberapa bidang lain pun akan ikut tergerek ketika akses jalan makin baik.

"Ketika musim ombak, warga kesulitan untuk menggunakan perahu, nantinya sudah sangat mudah. Seperti pelayanan kesehatan warga sudah makin mudah dijangkau," tambahnya.

Lanjut dia, ini merupakan komitmen dari pemerintah untuk meningkatkan infrastruktur yang ada di negeri 47 pulau tersebut.

Sementara itu, nampak di lokasi pembangunan jalan lingkar tersebut, petugas proyek terus berupaya mengerjakan talut serta melakukan kantingan tebing, karena akses yang dibangun tepat berada di tebing.

Bahkan nampak ada sepeda motor yang sudah melintas, namun butuh kehati-hatian agar tidak terjadi hal yang membahayakan.

Karena memang akses tersebut belum selesai den belum dibuka untuk umum.

Terpisah, Kepala Bidang Bina Marga di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Audy Sembel menambahkan, terkait teknis pembangunan, total panjang jalingkut 36,5 kilometer.

Dan yang sudah terealisasi hingga akhir tahun lalu sepanjang 26 kilometer.

"Tahun ini target pembangunan sepanjang 4,9 kilometer dengan alokasi anggaran sebesar Rp 49,1 miliar masing-masing bersumber dari DAK Rp 34,6 miliar dan DAU Rp 14,5 miliar," kunci Sembel.(Tribunmanado.co.id/Jhonly Kaletuang)

Penulis: Jhonly Kaletuang
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado

Dijual untuk 'Nikah Bayaran' ke Cina, 11 Wanita Indonesia Disiksa Bak Hewan, Hukum Hambat Kepulangan

Berita Populer