Kanal

Bantah Demokrat Main Dua Kaki, Andi Arief: Catatan Politik Dua Kaki Adalah PAN dan PKS

Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief - KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Wasekjen Partai Demokrat, Andi Arief buka suara soal adanya tudingan main dua kaki dalam Pilpres 2019.

Menurutnya, Partai Demokrat tidak memiliki riwayat politik dua kaki.

Justru sebaliknya, menurut Andi Arief, PAN dan PKS lah yang memiliki riwayat politik dua kaki.

Ia menegaskan, selain memenangkan Prabowo-Sandi di Pileg 2019, Partai Demokrat juga harus mempertahankan kemenangan Pileg di Papua yang diselenggarakan bersamaan.

"Namanya juga momentum Pileg dan momentum Pilpres. Kebetulan keduanya dilakukan berbarengan. Kedua2nya sama pentingnya, tidak ada yg lebih utama. Kalau Demokrat berstrategi menang pileg sekaligus menangkan Prabowo, itu kedaulatan partai kami," cuitnya di akun Twitternya, @AndiArief__," Senin (10/9/2018).

Ia juga meminta kepada PAN untuk berkaca terlebih dahulu sebelum menuding Partai Demokrat main dua kaki.

"Main dua kaki: pilpres dukung Prabowo tapi ikut jadi menteri Jokowi. Mungkin Pak Daulay dari PAN lebih pas bicara itu, artinya membicarakan diri sendiri ketimbang menganggap strategi demokrat adalah dua kaki. Perlu dicatat, Demokrat butuh pertahankan kememangan pileg di Papua," tandasnya.

 

Ia juga mengatakan, bahwa Demokrat akan meyakinkan koalisi pemenangan Prabowo-Sandi bahwa pertemuran yang utama itu ada di lima provinsi.

Di mana pada kelima provinsi tersebut, kekuatan PAN dan PKS masih jomplang.

"Partai Demokrat akan meyakinkan gerindra, PAN dan PKS bahwa daerah pertempuran utama itu Jabar, Jateng, Jatim, Sumut dan Sulsel. Di sinilah jumlah pemilih besar. Namun kekuatan 4 partai ini jomplang terutama PAN dan PKS. Di Simatera 4 partai ini tifak jomplang," katanya.

Halaman
123
Editor: David_Kusuma
Sumber: Tribun Bogor

Terekam Kamera Sosok Pria yang Diduga Selingkuhan Angel Lelga, Digerebek Vicky Berduaan di Kamar

Berita Populer