Kanal

Momen-momen Penting dalam Perayaan Yubileum Tingkat Kevikepan Tonsea di Kema

Perayaan Yubileum 150 tahun tingkat Kevikepan Tonsea di Paroki Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (08/09/2018). - TRIBUN MANADO/DAVID MANEWUS

TRIBUNMANADO.CO.ID, AIRMADIDI - Sejumlah momen penting terjadi saat Yubileum 150 tahun Gereja Katolik kembali tumbuh dan berkembang di wilayah Keuskupan Manado tingkat Kevikepan Tonsea di Paroki Kema, Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Sabtu (08/09/2018).

Momen pertama ialah Novena terakhir perayaan Kevikepan di paroki kesembilan Kevikepan Tonsea itu.

Momen berikutnya ialah babtisan untuk enam umat dan penerimaan enam umat baru oleh Uskup Manado, Mgr Benedictus Estephanus Rolly Untu MSC.

Setelah itu ada promulgasi (penetapan) Paroki Kema.

Penetapan itu dilanjutkan dengan penetapan pastor paroki baru.

Yang menjadi pastor paroki baru ialah Pastor Wens Mawikere.

Struktur Dewan Pastoral Paroki (DPP) baru juga sudah. Mereka dilantik saat itu.

Pastor Terry Ponomban, dalam renungannya menceritakan kembali sejarah 150 tahun ini.

Pembabtisan menurutnya membuat umat menjadi Anak Allah.

"Kita juga menjadi anggota Gereja. Dengan kepemimpinan Paus ke 267, penerus Santo Petrus," katanya.

Ia ingin semua menjadi saksi Kristus. Ia ingin semua setia sampai di Firdaus.

"Jadilah garam dan terang dunia. Dengan perkataan dan perbuatan kita," katanya.

Uskup Rolly mengatakan hari ini pesta kelahiran Bunda Maria. Dalam sejarah kekristenan Maria telah melakukan aksi nyata dalam sejarah keselamatan.(Tribun Manado/David Manewus)

Penulis: David_Manewus
Editor: Alexander Pattyranie
Sumber: Tribun Manado

Jelang Pernikahan Mantan, Pria di Kalimantan Tengah Mengamuk Bunuh Bibi dan Ibu Kandungnya

Berita Populer