Kanal

Ini Tanggapan Gerindra Terkait Tak Adanya Sanksi bagi Kader Demokrat yang Mendukung Jokowi

Gubernur Papua, Lukas Enembe, saat menggelar konferensi pers di hotel Pullman, Jakarta Pusat, Jumat (27/1/2017). - Tribunnews.com/Apfia

TRIBUNMANADO.CO.ID, JAKARTA - Kader Demokrat di daerah yang menjabat posisi penting menyuarakan pendapat terkait pilihan mereka di Pemilihan Presiden (2019).

Gubernur Papua, Lukas Enambe yang juga pengurus partai Demokrat secara terang-terangan menyatakan dukungan ke pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan Maruf Amin.

Diketahui, Demokrat merupakan koalisi dari Gerindra untuk mendukung Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Dilansir dari tayangan Live Streaming Kabar Petang, TV One, Minggu (9/9/2018), Gerindra melalui Waketumnya, Ferry Juliantono memberikan tanggapan soal kader Demokrat yang membelot dukungan namun belum diberikan teguran dari Partai.

Baca: Demokrat Sulut Sulut Lebih Sreg ke Jokowi, Ini Tanggapan James Karinda

Ferry menjawab jika setiap partai memiliki kebijaksaan sendiri-sendiri.

Terlebih alasan Demokrat adalah agar mengamankan suara partai di daerah.

"Setiap partai punya kebijaksanaan, apalagi dari Demokrat mengatakan jika ada pertimbangan-pertimbangan khusus yang menyangkut kepentingan partai Demokrat dalam pemilu legislatif ya tentu kita akan hormati," jawab Ferry.

Namun, Ferry memberikan sikap optimis jika Demokrat akan tetap berkoalisi penuh mendukung Prabowo dan Sandiaga.

"Kami meyakini bahwa partai Demorkat, Pak SBY akan dengan sangat bijaksana memilah mana yang kemudian bisa bermanfaat bagi koalisi, bermanfaat bagi pemenangan Pak Prabowo dan Pak Sandi," tambahnya.

Waketum Gerindra ini juga mengatakan jika ada perlakuan khusus bagi Papua.

Baca: Demokrat Gelar Rapat Khusus Terkait Roy Suryo, SBY Beri Waktu 7 Hari Selesaikan Barang Negara

Halaman
12
Editor: David_Kusuma
Sumber: TribunWow.com

Gadis di Sumbar Diperkosa Teman Pacar saat Kelelahan Mendaki Gunung hingga Akhirnya Tewas

Berita Populer